You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Adib (kanan) memberikan keterangan pers
photo Nurito - Beritajakarta.id

Kerukunan Umat Beragama di Jakarta Berpotensi Raih Harmoni Award

Provinsi DKI Jakarta berpotensi besar meraih Harmoni Award dari Kementerian Agama RI karena dinilai memiliki tingkat kerukunan dan harmoni antarumat beragama yang baik.

"Pondasi kuat dalam membangun kerukunan antarumat beragama"

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) DKI Jakarta, Adib mengatakan, kerukunan umat bergama di Jakarta tetap terjaga meski masyarakatnya sangat heterogen.

“Mudah-mudahan nanti pada saatnya Gubernur Jakarta mendapatkan Harmoni Award karena betul-betul mampu menjaga harmoni terjadi di DKI Jakarta," ujarnya, Rabu (15/10).

FKUB Jakarta Utara Apresiasi Anies Jaga Toleransi dan Pluralisme di Jakarta

Adib menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kerukunan antarumat beragama di Jakarta berjalan sangat kondusif. Hal ini tidak terlepas dari peran pemerintah daerah dalam menerbitkan berbagai regulasi serta melaksanakan program yang memberikan ruang yang sama bagi seluruh kelompok dan golongan masyarakat.

"Melalui adanya regulasi dan program yang inklusif, Jakarta telah memiliki pondasi kuat dalam membangun kerukunan antarumat beragama. Inilah yang menjadi salah satu kriteria penting bagi daerah untuk mendapatkan Harmoni Award," terangnya.

Menurutnya, saat ini program pemberian Harmoni Award tengah dibahas di Kementerian Agama RI. Pengumuman penerima penghargaan tersebut direncanakan dilakukan pada bulan November mendatang, setelah melalui penilaian dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) terhadap daerah-daerah yang dinilai memenuhi kriteria.

"Jakarta sebelumnya juga pernah mendapatkan Harmoni Award pada tahun 2022. Kita berharap tahun ini kembali meraihnya karena situasi kerukunan yang terus terjaga," ungkapnya.

Adib menegaskan, posisi Jakarta sebagai ibu kota menjadikannya tolok ukur bagi daerah lain dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat.

"Menuju lima abad usianya, Jakarta adalah kota yang sangat plural dan majemuk. Jika Jakarta aman, maka Indonesia aman. Sebaliknya, jika Jakarta tidak aman, maka seluruh Indonesia akan merasakan dampaknya," ucapnya.

Adib menyampaikan apresiasi kepada Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang telah mengukuhkan pengurus FKUB se-DKI Jakarta. Langkah ini sangat penting untuk memperkuat peran FKUB dalam menjaga dan mengembangkan kerukunan umat beragama di Jakarta.

"Pengukuhan FKUB oleh Pak Gubernur menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun kehidupan keagamaan yang harmonis, damai, dan saling menghormati," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

    access_time05-06-2026 remove_red_eye2039 personDessy Suciati
  2. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1562 personDessy Suciati
  3. PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

    access_time04-06-2026 remove_red_eye1428 personTiyo Surya Sakti
  4. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye1291 personNurito
  5. Pekan Raya Jakarta 2026 Bidik Enam Juta Pengunjung

    access_time04-06-2026 remove_red_eye837 personFolmer