You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pengawasan pangan di Pasar Ciracas, Jakarta Timur
photo Andri Widiyanto - Beritajakarta.id

Pemkot Jaktim Lakukan Pengawasan Pangan di Enam Pasar Tradisional

Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur melakukan pengawasan produk pangan di enam pasar tradisional. Sampel produk diperiksa melalui laboratorium keliling (mobile laboratorium) yang disiagakan di Pasar Ciracas.

"Aman dari peredaran produk pangan berbahaya"

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, enam pasar yang menjadi sasaran pengawasan meliputi Pasar Ciracas, Pasar Cibubur, Pasar Kramat Jati, Pasar Jambul, Pasar Cijantung, dan Pasar Lokbin Makasar.

"Total ada 78 sampel yang diambil dari enam pasar tradisional tersebut, terdiri atas produk pertanian dan peternakan,” ujarnya, Selasa (21/10).

Trase Kering KBT Dioptimalkan Sebagai Area Urban Farming

Taufik menjelaskan, sampel yang diambil mencakup berbagai komoditas pertanian dan peternakan, antara lain sayur-sayuran, buah-buahan, beras, daging ayam, dan daging sapi. Jenis pengujian yang dilakukan meliputi, Residu Pestisida, Formalin, Klorin, serta Boraks.

"Masing-masing pasar kami ambil 13 sampel untuk diuji, terdiri atas 11 produk pertanian dan dua produk peternakan," terangnya.

Menurutnya, pelaksanaan pengawasan produk pangan ini melibatkan sekitar 65 personel gabungan, terdiri dari jajaran Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta, Korwas PPNS Polda Metro Jaya, Bagian Perekonomian, unsur kelurahan dan kecamatan, serta unit teknis lainnya.

Dari hasil pemeriksaan di dua laboratorium, Taufik menyebut, tidak ditemukan kandungan zat kimia berbahaya pada seluruh sampel produk yang diuji.

"Keenam pasar tradisional ini dinyatakan aman dari peredaran produk pangan berbahaya," ungkapnya.

Sementara itu, Lurah Ciracas, Sudarna menuturkan, pihaknya juga dilibatkan dalam kegiatan pengawasan tersebut. Ia mengajak pengurus RT, RW, LMK, dan FKDM untuk turut memantau keamanan pangan di wilayahnya.

"Kami bersyukur hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada kandungan zat kimia berbahaya. Melalui pengawasan rutin seperti ini, warga akan merasa lebih aman dan nyaman saat berbelanja di pasar tanpa khawatir terhadap bahan berbahaya," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6466 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3891 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3217 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye3038 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1666 personFolmer