You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kontingen DKI Tambah Emas Lewat Cabor Gulat
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Kontingen DKI Tambah Emas Lewat Cabor Gulat

Kontingen DKI Jakarta terus menambah pundi-pundi medali pada ajang POPNAS dan PEPARPENAS 2025. Kali ini, giliran cabang olahraga (Cabor) gulat yang berhasil menyumbang satu emas, satu perak, dan satu perunggu pada pertandingan yang berlangsung di GOR Ragunan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (3/11).

"memberikan yang terbaik bagi Jakarta,"

Medali emas diraih oleh Awalia Sahara dari nomor Women’s Wrestling U17 kelas 43 kg. Sementara itu, Muhammad Izzi Ghifari Irawan mempersembahkan medali perak pada nomor Freestyle U17 kelas 45 kg. Tambahan satu perunggu datang dari Imanuel Arimon Boy Simanjuntak pada nomor Freestyle U17 kelas 55 kg.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah, mengapresiasi kerja keras para atlet gulat yang tampil penuh semangat membela DKI Jakarta.

Angkat Besi Sumbang Emas Pertama POPNAS 2025 untuk DKI Jakarta

Alhamdulillah, cabang gulat kembali menambah medali untuk DKI Jakarta. Semoga hasil ini bisa memotivasi para atlet untuk terus berprestasi dan memberikan yang terbaik bagi Jakarta,” ujarnya.

Ia menyampaikan, dengan tambahan medali dari cabor gulat, DKI Jakarta semakin memperkuat posisinya dalam persaingan menuju juara umum POPNAS 2025.

“Kontingen DKI Jakarta diharapkan dapat terus menjaga konsistensi prestasi di berbagai cabang olahraga yang masih dipertandingkan,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12753 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1438 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1435 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1392 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1082 personBudhi Firmansyah Surapati