You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bulutangkis Beregu Putri DKI Pertahankan Tren Menang di POPNAS
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Bulu Tangkis Beregu Putri DKI Siap Hadapi Jabar di Penyisihan Grup D

Tim Bulu Tangkis Putri Provinsi DKI Jakarta siap menghadapi Jawa Barat dalam laga terakhir Grup D Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025 di GOR Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (5/11) hari ini.

'Kami berharap bisa melaju ke semifinal sebagai juara grup."

Manajer Cabor Bulu Tangkis DKI Jakarta, Mat Hair, berharap dapat meraih kemenangan dan melaju ke babak semifinal sebagai juara grup.

Tim Inter Regu Putri Sepak Takraw DKI Melaju ke Final POPNAS 2025

"Kami berharap bisa melaju ke semifinal sebagai juara grup. Menghadapi Jawa Barat bukan hal baru, saat Pra POPNAS 2024 kita berhasil mengatasi mereka di final dan menjadi juara," ucapnya.

Sebelumnya, tim Bulu Tangkis Putri DKI telah meraih kemenangan melawan Tim Putri  Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara dan Kalimantan Timur. Keseluruhan laga disudahi dengan kemenangan bersih 3-0.

Saat pertandingan melawan Kalimatan Timur, Selasa (4/11) malam, kemenangan diawali pemain tunggal putri Qori Nus Syarifah. Lalu partai kedua ganda putri DKI Jakarta atas nama Putri Ayudin berpasangan Ainun Komariyah.

Pada laga pamungkas tinggal putri Kavitha N Auliaen melengkapi kemenangan tim DKI, setelah mengalahkan tunggal putri Kalimatan Timur lAlisa A dengan  stright set 21-12 dan 21-8.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12845 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1502 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1491 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1445 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1126 personBudhi Firmansyah Surapati