You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Enam truk dikerahkan untuk membersihkan gunungan sampah di Penggilingan
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Enam Truk Dikerahkan Bersihkan Tumpukan Sampah di Penggilingan

Lima unit truk sampah jenis typer besar dan satu unit jenis compactor dikerahkan untuk membersihkan tumpukan sampah di Jalan Perkampungan Industri Kecil Industri Kecil (PIK), perbatasan wilayah RW 10 dan 14, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/11).

"Kita lakukan gerebek sampah hari ini,"

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup (Kasatpel LH) Kecamatan Cakung, Encep Suryana mengatakan, dalam pengangkutan sampah tersebut, pihaknya mengerahkan 12 personel Satgas. Kemudian lima truk typer besar dan satu unit compactor berkapasitas 10 ton untuk melakukan pembuangan ke TPST Bantargebang. Selain itu untuk percepatan pengangkutan satu unit alat berat jenis shovel loader juga dikerahkan.

"Kita lakukan gerebek sampah hari ini dan ditargetkan akan rampung hari ini juga," katanya.

1.300 Personel Satgas LH Jaktim Siap Tangani Sampah Pascabanjir

Encep menuturkan, pihaknya tidak meminta bantuan PPSU karena tumpukan sampah di lokasi bisa ditangani personel Satgas. Meski demikian, pihaknya melaporkan hal tersebut kepada pihak kelurahan dan kecamatan.

Menurutnya, kondisi sampah sampai menggunung dan viral di media sosial karena kurangnya armada pengangkutan. Jika hari biasanya ada enam truk, dalam sepekan ini hanya empat truk. Di samping itu banyak warga yang membuang sampah di lokasi.

"Idealnya memang pindah lokasi yang lebih luas lagi. Namun sejauh ini tidak ada lahan yang memadai. Agar tidak terulang lagi kasus seperti ini, kita menerapkan pool gerobak," tuturnya.

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Penggilingan, Agung Eka Prasetiawan menambahkan, dari laporan masyarakat, terdapat oknum yang mencari keuntungan dengan memungut uang pada pembuang sampah dari luar wilayah.

"Karena sampahnya menggunung, banyak warga mengeluhkan. Akses jalan juga jadi terganggu dan sampah menebar aroma tak sedap," tukasnya.

Ketua RW 10, Penggilingan, Ahnaf ST menyampaukan, tumpukan sampah yang meluber dari tempat pembuangan sementara terjadi sejak 10 hari terakhir.

"Dampaknya akses jalan menjadi tidak bisa dilalui dan mengeluarkan bau busuk yang menyengat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6466 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye3892 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3218 personNurito
  4. Ini Aturan Penyelenggaraan Usaha Pariwisata Selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H

    access_time17-02-2026 remove_red_eye3038 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1666 personFolmer