You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pohon, Kepulauan Seribu, Dipangkas
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Puluhan Pohon di Kepulauan Seribu Dipangkas Cegah Tumbang

Pohon rawan sempal maupun tumbang di sejumlah wilayah Kepulauan Seribu telah dipangkas oleh Seksi Pertamanan dan Hutan Kota Unit Kerja Teknis (UKT) 2. Dalam periode 10-13 November 2025, sebanyak 50 pohon berhasil dipangkas.

"Keamanan dan kenyamanan"

Kepala Seksi Pertamanan dan Hutan Kota, UKT 2 Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu, Irfan Damanhuri mengatakan, pemangkasan pohon ini merupakan kegiatan rutin berdasarkan hasil monitoring, perintah pimpinan, hingga menindaklanjuti aduan warga.

"Kami terus memastikan pohon rawan tumbang dan sempal tidak membahayakan warga. Pemangkasan pohon-pohon ini juga kita lakukan untuk menghindari ranting jatuh atau pohon tumbang akibat cuaca ekstrem yang kerap terjadi akhir-akhir ini," ujarnya, Jumat (14/11). 

76 Pohon di Jaktim Dipangkas

Irfan menjelaskan, pemangkasan puluhan pohon tersebut dilakukan di lima pulau permukiman yang juga menjadi destinasi wisata. Kelima pulau itu yakni, Pulau Kelapa, Sabira, Harapan, Tidung, dan Pulau Lancang.

"Kita pangkas yang sudah tampak rimbun dan rapuh batangnya. Pohon yang dipangkas kebanyakan berjenis Ketapang Laut, Waru, Sukun, dan Pohon Cemara Laut. Jenis pohon ini memang tinggi-tinggi," terangnya.

Irfan menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk melakukan upaya-upaya merapikan pohon-pohon yang sudah tampak rawan sempal dan tumbang.

Ia terus mengimbau masyarakat untuk menjauhi pohon yang dirasa rawan tumbang atau lebat, serta segera melapor apabila melihat pohon seperti ciri-ciri tersebut.

"Hal terpenting adalah keamanan dan kenyamanan warga sekitar. Kami juga rutin menanam pohon untuk memastikan penghijauan terjaga," ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Iswatun Hasanah (35) menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada petugas UKT 2 yang telah melakukan pengawasan dan pemangkasan pohon di wilayahnya. Sehingga, masyarakat semakin lebih merasa nyaman dan tenang saat beraktivitas.

"Pohon-pohon di Pulau Lancang memang rutin dirapikan atau dipangkas, jadi kami merasa aman untuk tinggal. Kalau ada yang sudah terlalu rimbun, warga langsung melapor kepada petugas untuk ditangani," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye30000 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2671 personTiyo Surya Sakti
  3. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2208 personDessy Suciati
  4. Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

    access_time08-04-2026 remove_red_eye1262 personFolmer
  5. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1258 personFakhrizal Fakhri