You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pompa mobile milik Sudin SDA Jakut disiagakan untuk memompa air banjir rob
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Pemprov DKI Tingkatkan Mitigasi Rob dan Banjir

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus meningkatkan mitigasi menghadapi potensi kenaikan air laut atau rob di kawasan peisisir, khususnya Pantai Mutiara, serta ancaman banjir di Jakarta.

"Kami terus-menerus memantau bersama dengan BMKG,"

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menanggapi kekhawatiran masyarakat mengenai risiko jebolnya tanggul di kawasan pesisir.

Pramono menuturkan, Pemprov DKI terus melakukan pemantauan intensif bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Ribuan Personel dan Pompa Disiagakan Antisipasi Banjir Rob

“Kami terus-menerus memantau bersama dengan BMKG. Memang kemarin robnya sempat naik, tetapi sekarang sudah turun kembali. Mudah-mudahan 2-3 hari ke depan ini curah hujannya memang turun," ujar Pramono di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/11).

Namun, sambung Pramono, berdasarkan laporan BMKG, dalam tiga hari ke depan curah hujan diprakirakan akan kembali naik. Menghadapi potensi kenaikan air, Pramono pun memastikan bahwa Jakarta telah mengambil langkah kesiapsiagaan terpadu.

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga segera melakukan normalisasi Sungai Ciliwung dan Krukut untuk mengatasi masalah banjir.

“Yang jelas, Jakarta dalam koordinasi bersama-sama dengan Pangdam dan Kapolda untuk penanggulangan banjir, kami sudah mempersiapkan termasuk pompa-pompa, pintu air, semuanya kami cek," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye4488 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1258 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1156 personFakhrizal Fakhri
  4. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye913 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Buka JAFEX 2026, Pramono Ingin Optimalkan Pemanfaatan Aset Daerah

    access_time11-08-2026 remove_red_eye786 personDessy Suciati