100 Warga Sunter Jaya Ikuti Pemeriksaan TB Gratis
Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara mengadakan kegiatan active case finding (ACF) melalui skrining Tuberkulosis (TB) dan pemeriksaan radiografi toraks di RPTRA Danau Sunter, Kelurahan Sunter Jaya. Pemeriksaan gratis ini diikuti 100 orang warga setempat.
"Memperkuat upaya promotif dan preventif"
Kepala Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok, Rosvita Nur Aini mengatakan, pemeriksaan TB ini merupakan program rutin yang dilakukan secara bergilir di tiap kelurahan dengan tujuan menemukan secara dini kasus TB.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mewujudkan Indonesia Bebas TB, sekaligus memperkuat upaya promotif dan preventif di lingkungan masyarakat, khususnya permukiman padat penduduk," ujarnya, Rabu (3/12).
4.735 Warga Jakbar Jalani Pemeriksaan Kesehatan ParuRosvita menjelaskan, dalam kegiatan ini tim tenaga kesehatan Kecamatan dibantu petugas dari Puskesmas Pembantu Kelurahan Sunter Jaya, kader PKK, Dasawisma, hingga pengelola RPTRA.
Ia menambahkan, petugas melakukan skrining TB, pemeriksaan fisik, pengambilan sampel dahak, hingga pemeriksaan radiografi toraks (ronsen paru).
"Kami juga berikan penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, etika batuk, dan segera memeriksakan diri bila mengalami gejala," terangnya.
Melalui kegiatan ini, Rosvita berharap, warga semakin memahami pentingnya deteksi dini serta berperan aktif dalam pencegahan penyakit menular di lingkungan tinggalnya.
"Kami akan terus mengoptimalkan kegiatan ini guna menekan laju penularan dalam menuju eliminasi TB tahun 2030," bebernya.
Lurah Sunter Jaya, Eka Persilian Yeluma, menuturkan, sangat mendukung kegiatan ACF TB tersebut untuk mempercepat penemuan kasus, memberikan pengobatan sedini mungkin, serta memutus rantai penularan.
"Alhamdulillah, kasus TB di wilayah kami tidak tinggi. Kami juga terus mengimbau warga untuk terus menjaga kesehatan, minimal jalan kaki 30 menit setiap hari," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 19/01, Kelurahan Sunter Jaya, Tegar Tri Wibowo (20) mengaku mendapat informasi pemeriksaan skrining TB tersebut dari RT setempat.
"Kegiatan ini sangat bagus untuk mencegah TB sejak dini, terlebih layanan ini gratis. Alhamdulilah saya dinyatakan negatif TB," tandasnya.