You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemasangan Railing di Jalan Kebagusan II
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pemasangan Railing di Jalan Kebagusan II Rampung

Satuan Pelaksana Bina Marga Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, merampungkan pemasangan railing pembatas akses jalan dengan saluran air di Jalan Kebagusan II.

"Memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas di saat hujan,"

Kasudin Bina Marga Jakarta Selatan, Rifki Rismal mengatakan, pembuatan railing bei sepanjang 25 meter ini dilakukan 10 personel pasukan kuning sejak Oktober lalu.

"Ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga yang melintas di saat hujan," ujarnya, Kamis (4/12).

Bina Marga Jaktim Pasang Railing Pengaman di Dua Lokasi Berbeda

Sebelum dilakukan pemasangan railing, lanjut Rifki, pihaknya lebih dahulu melakukan peninggian parapet atau tembok penahan tanah saluran agar railing semakin kuat dan kokoh.

"Mudah-mudahan railing ini dapat berfungsi dengan baik," ucapnya.

Langkah cepat tim Bina Marga dan SDA yang bahu membahu membangun pembatas jalan dengan saluran air ini diapresiasi Efendi (46), warga Jalan Kebagusan II, RT 10/06. Menurutnya, railing ini sangat penting untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

"Kalau air saluran lagi meluap jalan jadi kurang terlihat, terutama di malam hari. Jadi dengan adanya pembatas ini memberikan rasa aman," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye10665 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1323 personAnita Karyati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1245 personFakhrizal Fakhri
  4. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1232 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye965 personBudhi Firmansyah Surapati