You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemkab Kepulauan Seribu Tanam 2.000 Mangrove di Pulau Pari
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Tanam 2.000 Mangrove, Bupati Pastikan Kelestarian Alam Pulau Pari Terjaga

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu bersama Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) setempat menggelar aksi konservasi pesisir dengan menanam lebih dari 2.000 bibit mangrove di Pantai Bintang, Pulau Pari, Kepulauan Seribu Selatan.

"Mangrove ini sangat bermanfaat"

Kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mitigasi bencana abrasi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir Jakarta.

Bupati Kepulauan Seribu, Muhammad Fadjar Churniawan mengatakan, penanaman mangrove tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan harus disertai dengan perawatan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dan hidup secara berkelanjutan.

Pembangunan Pintu Air di Pulau Sabira Rampung

"Jangan hanya sekadar ditanam. Setelah ditanam harus dirawat dan dipastikan hidup. Mangrove ini sangat bermanfaat untuk menahan abrasi pantai, khususnya di Pulau Pari yang kerap diisukan mengalami abrasi," ujarnya, Selasa (23/12).

Fadjar menambahkan, selain penanaman mangrove, Pemkab Kepulauan Seribu juga menggalakkan penanaman pohon sukun serta berbagai jenis sayuran guna menjaga ketahanan pangan di wilayah kepulauan.

Menurutnya, pohon sukun merupakan tanaman endemik yang buahnya bermanfaat bagi masyarakat maupun wisatawan.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat. Jaga terus apa yang kita tanam hari ini," terangnya.

Ia berharap, gerakan menanam ini dimasifkan oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat. Kelestarian Kepulauan Seribu merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Kepulauan Seribu, Mustajab menjelaskan tiga fungsi utama mangrove bagi wilayah kepulauan, yakni menjaga kualitas udara, mitigasi bencana seperti abrasi dan banjir rob, serta memiliki potensi ekonomi.

"Batang mangrove yang sudah tidak produktif dapat dimanfaatkan menjadi arang yang memiliki nilai ekonomi. Ke depan, gerakan ini akan terus kami gencarkan bersama seluruh lintas sektor," ucapnya.

Ia menuturkan, mangrove berperan sebagai tanggul alami atau bentuk naturalisasi untuk mencegah abrasi pantai. Untuk itu, gerakan ini dapat menjadi budaya kolektif masyarakat Kepulauan Seribu dalam melindungi wilayahnya dari ancaman kerusakan lingkungan.

"Mitigasi tidak harus dilakukan dengan betonisasi. Mangrove juga dapat menjadi benteng alami, meskipun membutuhkan waktu untuk tumbuh secara optimal. Semoga upaya ini bermanfaat di masa mendatang," bebernya.

Sementara itu, Ketua RW 04, Kelurahan Pulau Pari, Arief Irwansah Arief menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran Pemkab Kepulauan Seribu serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sebab, kondisi ekosistem pesisir Pulau Pari saat ini menjadi perhatian banyak pihak.

"Melalui penanaman mangrove ini, saya berharap kondisi ekosistem pesisir dapat semakin membaik. Terima kasih kepada pemerintah daerah dan seluruh lintas sektor yang telah berkontribusi," ucapnya.

Arief menuturkan, wilayah yang menjadi perhatian utama berada di RT 04, khususnya kawasan Pantai Kresek dan Pantai Bintang karena terjadi abrasi akibat merupakan dataran rendah dan kerap terendam air pasang.

"Pantai Bintang sangat membutuhkan perhatian karena abrasi cukup parah. Selain penanaman mangrove, kami juga berharap adanya pembangunan tanggul sebagai langkah perlindungan kawasan pesisir," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29504 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2227 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1209 personFakhrizal Fakhri
  4. Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

    access_time07-04-2026 remove_red_eye1114 personDessy Suciati
  5. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye966 personFakhrizal Fakhri