You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pedagang Apresiasi Tempat Penampungan di Pasar Induk Kramat Jati
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Apresiasi Penampungan Sementara

Ratusan pedagang di Los C 2 Sub Grosir Buah Pasar Induk Kramat Jatia, Jakarta Timur, yang terdampak kebakaran beberapa waktu lalu, mengapresiasi penyediaan tempat penampungan sementara yang disediakan pengelola.

"Targetnya pekan ini seluruh pedagang sudah masuk semua,"

Koordinator pedagang buah di Los C2, Alamsyah (45) menyatakan, lokasi penampungan ini sangat penting bagi pedagang yang membutuhkan tempat untuk transkasi jual beli seperti biasanya.

"Pedagang di Los C2 ini memberikan kontribusi besar pada Perumda Pasar Jaya dan membantu putaran ekonomi di pasar. Karena itu ketika kiosnya terbakar harus cepat dibangun penampungan dan kini alhamdulillah sudah terbangun," paparnya, Sabtu (27/12).

TPID Aceh Studi Banding ke Pasar Induk Kramat Jati

Menurut Alamsyah, saat ini sekitar 50 persen lebih dari 350 pedagang  sudah masuk ke lokasi penampungan. Sisanya masih dalam proses penyelesaian lokasi penampungannya.

Dia berharap, penyediaan tempat penampungan cepat selesai 100 persen. Sehingga pedagang seluruhnya dapat berjualan seperti biasanya. Apalagi jelang Tahun Baru biasanya permintaan pasar cukup tinggi.

Manajar Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun mengungkapkan, lokasi penampungan bagi pedagang korban kebakaran dibangun di sisi selatan kantor pengelola. Pengundian tempat usaha bagi mereka di lokasi penampungan juga sudah dilakukan pada pekan lalu. Pedagang mulai masuk ke tempat penampungan pada Selasa (23/12) secara bertahap.

"Targetnya pekan ini seluruh pedagang sudah masuk semua ke lokasi penampungan. Saat ini tinggal proses finishing, pemasangan lampu dan dibuatkan garis pembatas bagi para pedagang," ujarnya.

Dijelaskan Agus, lahan yang pedagang tempati di lokasi penampungan masing-masing berukuran 1,5 x 2 meter persegi. Tentunya ini sesuai kesepakatan bersama para pedagang.

'Mulanya pedagang menginginkan agar ukuran lapak di penampungan 2x2 meter. Namun setelah dihitung dengan kondisi luas lahan yang ada maka lokasi hanya bisa menampung 242 tempat usaha. Karena itu agar seluruhnya terakomodir maka lapak tersebut berukuran 1,5x2 meter persegi," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jakarta Esports 2026 Hadirkan Panggung Game Lokal, Musik, dan Kreativitas

    access_time19-10-2026 remove_red_eye3782 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2680 personAnita Karyati
  3. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1483 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1412 personNurito
  5. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1397 personDessy Suciati