You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TPID Aceh Studi Banding ke Pasar Induk Kramat Jati
photo Istimewa - Beritajakarta.id

TPID Aceh Studi Banding ke Pasar Induk Kramat Jati

Sebanyak  30 anggota Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Aceh melakukan studi banding ke Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Rombongan dipimpin langsung Kepala Tim Perumusan KEKDA Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh, Hendy Hadiyan.

"Pasar Induk Kramat Jati cocok untuk studi banding"

Menurut Hendy, kunjungan ke Pasar Induk Kramat Jati sebagai pasar tradisional terbesar di Jakarta ini untuk studi banding mengenai metode cara pengendalian inflasi di Jakarta. Kemudian, cara pengelolaan pasar tradisonal dan cara menghadapi gejolak fluktuasi harga komoditi.

"Pasar Induk Kramat Jati cocok untuk studi banding karena terlihat sukses menjadi bagian dalam kontribusi pengendalian inflasi di Jakarta," ujarnya, Kamis (7/8).

Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Disosialisasi Program Penataan

Ia menjelaskan, hasil kunjungan dan studi banding ini rencananya akan diterapkan dalam pengendalian inflasi di Provinsi Aceh.

"Ada 30 orang yang ikut studi banding ke sini. Mereka berasal dari unsur perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh. Kemudian, unsur BUMD, Biro Perekonomian Provinsi Aceh, dan lainnya," ungkapnya.

Sementara, Manajer Pasar Induk Kramat Jati, Agus Lamun menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan perwakilan TPID Provinsi Aceh untuk melakukan studi banding.

"Harapannya kehadirannya ini bisa membawa informasi yang positif dan memberikan manfaat untuk kemajuan pasar tradisional di Aceh. Senang sekali bisa berbagi pengalaman," tandasnya.

Untuk diketahui, dalam kunjungan tersebut, rombongan TPID Aceh juga meninjau mesin control atmosfer storage (CAS) untuk penyimpanan cabai agar tidak mudah membusuk. Sebab, cabai menjadi salah komoditas penyumbang inflasi.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1461 personDessy Suciati
  2. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1365 personNurito
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1335 personAnita Karyati
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1137 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1092 personNurito