You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas melakukan pengecoran rembesan tanggul di Pelindo Muara Baru
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sudin SDA Jakarta Utara Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Rob

Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara melakukan berbagai langkah antisipatif untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem dan pasang laut (rob) yang diprediksi terjadi pada 30 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026.

"Mengerahkan 1.172 personel"

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi, mengatakan, pihaknya telah menyiapkan langkah mitigasi sejak dini guna meminimalkan dampak banjir rob di wilayah pesisir Jakarta Utara, terutama saat puncak pasang laut yang diperkirakan berlangsung pada 4 Januari mendatang.

Menurutnya, salah satu upaya yang dilakukan adalah melakukan pengisian dan penempatan geobag serta sandbag yang difungsikan sebagai tanggul darurat di titik-titik rawan terdampak rob.

Hadapi Cuaca Ekstrem, Jakarta Optimalkan Kesiapan Infrastruktur

"Kami melakukan langkah antisipasi sejak awal, mulai dari kesiapan material, peralatan, hingga personel. Hal ini dilakukan agar dampak rob dapat ditekan semaksimal mungkin," ujarnya, Rabu (31/12).

Heria menjelaskan, selain kesiapan teknis, Sudin SDA Jakarta Utara juga melakukan koordinasi lintas instansi dengan sejumlah pihak yang berpotensi terdampak rob.

"Kami berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Nizam Zahman, Pelindo Muara Baru, Pelindo Regional 2 Sunda Kelapa, area docking Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP), serta kawasan Taman Impian Jaya Ancol," terangnya.

Heria menuturkan, kawasan pelabuhan memiliki potensi besar terdampak rob karena elevasi dermaga yang masih lebih rendah dibandingkan ketinggian pasang laut ekstrem. Untuk itu, Sudin SDA Jakarta Utara turut memberikan dukungan penanganan di sejumlah lokasi.

"Sebagai bentuk dukungan penanganan, kami telah melakukan pengecoran rembesan tanggul di Pelindo Muara Baru sepanjang 138 meter, penempatan pompa mobile, serta pemasangan geobag di kawasan Sunda Kelapa, Marunda Pulo, dan Ancol yang menjadi pusat aktivitas masyarakat," bebernya.

Dalam menghadapi musim hujan, lanjut Heria, Sudin SDA Jakarta Utara juga menyiapkan infrastruktur dan personel secara menyeluruh.

Saat ini terdapat 60 rumah pompa dengan 180 unit pompa stasioner berkapasitas total 334 meter kubik per detik, serta 25 unit pompa mobile yang disiagakan di lokasi rawan genangan.

"Kami juga mengerahkan 1.172 personel, mulai dari operator pompa hingga Satuan Tugas Pasukan Biru. Seluruhnya kami siagakan untuk merespons cepat apabila terjadi banjir atau rob di wilayah Jakarta Utara," ucapnya.

Ia menambahkan, sepanjang tahun 2025 Sudin SDA Jakarta Utara telah melakukan upaya antisipasi banjir jangka panjang, salah satunya melalui pengerukan saluran kali dan sungai secara masif.

Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air menuju laut agar tidak meluap ke jalan maupun permukiman warga.

"Semoga dengan berbagai upaya yang telah dilakukan, dampak rob dan genangan akibat musim hujan dapat diminimalkan agar aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

    access_time06-04-2026 remove_red_eye29359 personNurito
  2. Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

    access_time07-04-2026 remove_red_eye2113 personTiyo Surya Sakti
  3. Pemprov DKI Pastikan Gelar Lebaran Betawi 2026 Pekan Depan

    access_time03-04-2026 remove_red_eye1198 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Penertiban Billboard Bermuatan Sensitif

    access_time06-04-2026 remove_red_eye948 personFakhrizal Fakhri
  5. Pramono Pastikan Perawatan Puluhan Siswa Korban MBG Tertangani Baik

    access_time04-04-2026 remove_red_eye906 personDessy Suciati