You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KI DKI Tegaskan Keterbukaan Informasi Wujudkan Pemerintahan Akuntabel
photo Folmer - Beritajakarta.id

Keterbukaan Informasi Anggaran Wujudkan Pemerintahan Akuntabel

Keterbukaan informasi di sektor anggaran, merupakan pondasi utama mewujudkan pemerintahan yang akuntabel dan berorientasi kepercayaan publik.

"Keterbukaan anggaran bukanlah ancaman bagi badan publik,"

Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta, Luqman Hakim Arifin, saat menjadi narasumber di acara Kongko Pagi Semakin Dapat Pengetahuan (Kopi Sedap) Episode 116 yang diselenggarakan Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta secara daring, Kamis (8/1).

16 Badan Publik Ikut Tahap Presentasi E-Monev 2025

Menurut Luqman, anggaran publik wajib dikembalikan kepada rakyat dalam bentuk informasi yang terbuka, akurat dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai perundang-undangan.

"Keterbukaan anggaran bukanlah ancaman bagi badan publik, melainkan kebutuhan strategis membangun akuntabilitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat," katanya.

Sementara Sekretaris BPKD Provinsi DKI Jakarta, Iwan Taruna menjelaskan,  Kopi Sedap Episode 116 ini mengusung tema,"Anggaran Terbuka, Kinerja Terukur, dan Pemerintahan Akuntabel".

Menurutnya, tiga pilar ini saling berkaitan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat Jakarta.

"Pencerahan yang disampaikan Wakil Ketua KI DKI Jakarta sangat relevan dan bermanfaat guna meningkatkan kualitas kinerja dan akuntabilitas keuangan daerah," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6052 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2693 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2265 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

    access_time05-03-2026 remove_red_eye2018 personNurito
  5. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1095 personAnita Karyati