You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Normalisasi Kali dan Saluran, DKI Anggarankan Rp 379 Miliar
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Normalisasi Kali dan Saluran, DKI Anggarankan Rp 379 Miliar

Dinas Tata Air DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 379 miliar untuk normalisasi kali dan saluran di 2015. Pembebasan lahan pun akan segera dipercepat agar musim hujan mendatang banjir di Jakarta bisa berkurang.

Anggaran sebesar itu untuk normalisasi Kali Pesanggrahan, Angke, Sunter dan Ciliwung

"Ada 10 lokasi yang harus dibebaskan untuk normalisasi kali dan saluran 2015 ini. Dan sudah kita anggarkan Rp 379 miliar," ujar Tri Djoko Sri Margianto, Kepala Dinas Tata Air DKI Jakarta, Selasa (1/9).

Anggaran tersebut antara lain untuk normalisasi Ciliwung dengan lahan seluas 1,4 hektare, disiapkan anggaran sebesar Rp 84 miliar. Kemudian untuk Kali Sunter lahan yang dibebaskan seluas 1,3 hektare, Kali Angke seluas 3.750 meter persegi.

Warga Diminta Dukung Normalisasi Ciliwung

"Ada juga program pembebasan lahan lanjutan di Kanal Banjir Timur (KBT) untuk pembuatan jalan inspeksi, lalu normalisasi Kali Krukut, Jatikramat, Angke Lama dan Kali Grogol serta Saluran Air Warung Jengkol," tuturnya.

Menurut Tri Djoko, memang saat ini lahan yang masuk dalam program normalisasi kali dan saluran belum seluruhnya dibebaskan. Secara persentase, masih dibawah 75 persen dari seluruh lahan yang diperlukan. Sehingga dalam pembebasan akan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). "Anggaran sebesar itu untuk normalisasi Kali Pesanggrahan, Angke, Sunter dan Ciliwung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1193 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1179 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye969 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye947 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye857 personBudhi Firmansyah Surapati