You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca Beberapa Hari ke Depan
photo Doc - Beritajakarta.id

Modifikasi Cuaca di Jakarta Dilakukan Beberapa Hari ke Depan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bekerja sama dengan BMKG serta TNI Angkatan Udara melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada 16–22 Januari 2026.

"mengurangi intensitas hujan di wilayah-wilayah rawan,"

Langkah antisipatif ini untuk mengurangi risiko cuaca ekstrem, menyusul prediksi peningkatan curah hujan di wilayah Jabodetabek.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan curah hujan akan meningkat selama sepekan ke depan hingga 22 Januari 2026, dengan puncak intensitas terjadi pada 18–20 Januari 2026.

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pramono Instruksikan Modifikasi Cuaca

Kepala BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, OMC merupakan langkah antisipasi guna menekan potensi bencana hidrometeorologi, terutama banjir dan genangan yang kerap terjadi saat curah hujan tinggi.

“BPBD DKI Jakarta mulai melaksanakan operasi modifikasi cuaca sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi atau cuaca ekstrem di Jakarta. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi intensitas hujan di wilayah-wilayah rawan,” ujar Isnawa, Kamis (15/1).

Menurutnya, pelaksanaan OMC menjadi semakin penting menyusul peristiwa banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta pada Senin (12/1).

Ia menjelaskan, pengalaman tersebut menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan harus terus ditingkatkan, terutama ketika prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan lebat berkelanjutan.

“Operasi modifikasi cuaca dilakukan untuk menekan risiko terjadinya bencana, sekaligus melengkapi berbagai upaya lain yang telah kami lakukan, seperti penguatan kesiapan pompa, pengerukan saluran, dan siaga personel di lapangan,” katanya.

Pemprov DKI Jakarta juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, serta segera melaporkan kondisi darurat melalui kanal pengaduan yang tersedia.

“Dengan kolaborasi lintas lembaga dan kesiapsiagaan bersama, Pemprov DKI Jakarta berharap dampak peningkatan curah hujan dapat diminimalkan, sehingga keselamatan dan aktivitas warga tetap terjaga,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Penanganan Darurat Turap Longsor di Kali Baru Capai 90 Persen

    access_time19-02-2026 remove_red_eye6678 personNurito
  2. Simak Jadwal Pendaftaran dan Verifikasi Mudik Gratis Pemprov DKI

    access_time18-02-2026 remove_red_eye4138 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Warga RW 06 Pekayon Berbagi Takjil ke Pengendara

    access_time21-02-2026 remove_red_eye3451 personNurito
  4. Wagub Bersilaturahmi dengan Warga di Masjid Lautze

    access_time21-02-2026 remove_red_eye1828 personFolmer
  5. Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

    access_time23-02-2026 remove_red_eye1748 personTiyo Surya Sakti