You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Petugas Dishub sedang mengatur lalu lintas di kawasan Kota Tua
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Rekayasa Lalin di Kawasan Kota Tua Diberlakukan Mulai Akhir Januari

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan mengerahkan sebanyak 110 personel untuk melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin) di kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari mulai akhir Januari hingga pertengahan Februari 2025.

"Kami kerahkan 110 petugas,"

Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat, Susilo Dewanto mengatakan, rekayasa Lalin diberlakukan untuk pelaksanaan sejumlah kegiatan dalam rangka mendukung Jakarta Kota Sinema sekaligus menyambut Imlek di kawasan Kota Tua.

"Rekayasa Lalin ini akan diberlakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di kawasan Kota Tua," ujarnya, Sabtu (17/1).

Manajemen Rekayasa Lalin Proyek MRT Jakarta Fase 2A CP 202 Tahap 3 Dimulai

Susilo menjelaskan, personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Barat akan bertugas di tiga titik ruas jalan. Selain itu, petugas juga ditempatkan di dua venue kegiatan, yakni Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga.

"Kami kerahkan 110 petugas yang terbagi dalam tiga sif, termasuk penempatan petugas pada dua venue, yaitu Gedung Jasindo dan Gedung Cipta Niaga," terangnya.

Menurutnya, rekayasa Lalin akan diberlakukan di sejumlah ruas jalan, meliputi Jalan Teh, Jalan Cengkeh, dan Jalan Kunir II Dalam.

Penutupan Jalan Teh akan dilakukan pada 30-31 Januari 2026. Selanjutnya, penutupan Jalan Cengkeh diberlakukan pada 3-7 Februari 2026. Sementara di Jalan Kunir II Dalam akan ditutup pada 26 Februari 2026.

"Untuk Jalan Cengkeh, termasuk penutupan lokasi sementara (Loksem) pedagang pada 31 Januari hingga 1 Februari 2026," bebernya.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar mengikuti arahan petugas di lapangan sehingga tidak terjadi penumpukan kendaraan.

"Imbauan ini kami sampaikan sejak jauh hari agar para pengendara mengetahui titik-titik yang diberlakukan rekayasa Lalin agar dapat menghindari lokasi ini dan mencari jalur alternatif," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6616 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1595 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1542 personDessy Suciati
  4. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1534 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1450 personAldi Geri Lumban Tobing