You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
BPBD Rencanakan Gelar 3 Sortie OMC di Hari ini
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

BPBD Rencanakan Gelar Tiga Sortie OMC Hari ini

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, berencana melaksanakan tiga sortie operasi modifikasi cuaca (OMC) guna meminimalisir dampak cuaca ekstrem hari ini, Minggu (28/1).

"Kegiatan OMC dilaksanakan berdasar hasil analisis metereologi terkini,"

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta, Mohamad Yohan menjelaskan, hujan deras yang terjadi dini hari hingga pagi ini memiliki intensitas tinggi dengan cakupan yang luas dan durasi cukup panjang. Karena itu, pihaknya akan menggencarkan OMC.

"Kami akan gencarkan OMC. Rencana akan dilaksanakan 3 sortie untuk mengatasi dan meminimalisir dampak dari cuaca ekstrem yang terjadi," katanya.

OMC Langkah Preventif Kurangi Potensi Hujan Berintensitas Tinggi

Dijelaskan Yohan, sortie dimaksud adalah misi penerbangan melakukan penyemaian awan menggunakan Natrium Klorida (NaCl). Diakuinya, bisa saja jumlah sortie dilakukan lebih dari tiga kali bila kondisi membutuhkan.

Menurut Yohan, pihaknya telah menggelar OMC sejak Jumat (16/1) dan Sabtu (17/1). Direncanakan, kegiatan OMC digelar selama sepekan hingga Kamis (22/1) mendatang.

Kegiatan OMC ini dilaksanakan bekerjasama dengan berbagai instansi terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara (TNI AU). Kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Pada pelaksanaan, Sabtu (17/1) kemarin, kegiatan penyemaian awan difokuskan pada wilayah perairan utara Pulau Jawa. Strategi ini bertujuan untuk meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan Jakarta dan sekitarnya, sehingga presipitasi dapat terkonsentrasi di wilayah perairan.

"Pada hari kedua kemarin,  total bahan semai yang digunakan dalam pelaksanaan OMC mencapai 2.400 kilogram NaCl. Penyemaian dilaksanakan pada ketinggian terbang pesawat dengan rentang antara 8.000 hingga 12.000 kaki," bebernya.

"Seluruh kegiatan OMC  dilaksanakan berdasar hasil analisis metereologi terkini dan pemantauan dinamika atmosfer berkelanjutan oleh BMKG. Kalau tidak ada OMC dampaknya bisa meluas," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1230 personAnita Karyati
  2. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1042 personFakhrizal Fakhri
  3. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye888 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Pemprov DKI Bakal Hubungkan Dua JPO di Rasuna Said

    access_time05-08-2026 remove_red_eye756 personDessy Suciati
  5. Dinas LH Tangani Tumpukan Sampah di Kedaung Kaliangke

    access_time07-08-2026 remove_red_eye718 personAldi Geri Lumban Tobing