You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Pramono memberikan keterangan pers setelah pelantikan Gubernur BI DKI Jakarta
photo Reza Pratama Putra - Beritajakarta.id

Pramono Pastikan Genangan di 33 RW Sudah Surut

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan seluruh wilayah terdampak banjir akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada akhir pekan kemarin kini sudah tertangani.

"per tadi pagi itu semua sudah tidak ada yang terdampak lagi,"

Meski genangan sempat terjadi di 33 RW, namun menurutnya penanganannya masih lebih cepat daripada di daerah lainnya, seperti di sepanjang Pantai Utara (Pantura) Jawa yang juga mengalami kondisi serupa.

"Karena itu sudah menjadi tanggung jawab untuk bagaimana penanganannya dan Alhamdulillah per tadi pagi itu semua sudah tidak ada yang terdampak lagi," ujar Pramono, di Hotel Aryaduta, Jakarta Pusat, Senin (19/1).

Penanganan Pascabanjir Dilakukan di Jalan Boulevard Raya

Pramono mengungkapkan, wilayah Jakarta Utara menghadapi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tertinggi selama ia menjabat. Berdasarkan data dari delapan titik pantau di Jakarta Utara, rata-rata curah hujan mencapai 260 mm hingga 280 mm, di atas ambang batas normal.

Karena itu sebagai langkah antisipasi, Pemprov DKI Jakarta telah menjalankan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sejak 15 hingga 22 Januari 2026. Bahkan pada hari Minggu lalu, penerbangan untuk menyemai awan dilakukan sebanyak tiga kali untuk mengurangi kepekatan awan pada sore hari.

Pemprov DKI sendiri telah menyiapkan alokasi anggaran pelaksanaan OMC, termasuk melalui Belanja Tidak Terduga (BTT). Ia juga memastikan tidak ada kendala administratif dalam pergeseran anggaran BTT tersebut.

"Karena bagaimanapun persoalan hujan, penanganan banjir selama satu bulan ini sampai setelah Imlek, bagi saya, setiap hari saya kontrol sendiri," katanya.

Pada kesempatan ini, Pramono pun mengingatkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan di sungai sehingga menyebabkan terjadinya banjir.

"Ini juga menjadi peringatan bagi seluruh warga Jakarta agar perilaku membuang sampah di sungai itu ya harus dihilangkan di Jakarta," tandas Pramono.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6579 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1582 personTiyo Surya Sakti
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1536 personDessy Suciati
  4. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1442 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1321 personAldi Geri Lumban Tobing