You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Warga antusias meminjam buku di perpustakaan keliling Sudin Pusip Jakbar
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sudin Pusip Jakbar Tambah 20 Ribu Eksemplar Buku Tahun Ini

"Sumber ilmu pengetahuan"

Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sudin Pusip) Jakarta Barat akan melakukan penambahan 20 ribu eksemplar buku tahun ini. Penambahan koleksi ini dilakukan untuk memperbarui serta memperkaya referensi literasi bagi masyarakat.

Kepala Sudin Pusip Jakarta Barat, Ahmad Jazuri mengatakan, pengadaan buku tersebut akan melengkapi sebanyak 66 ribu eksemplar buku yang sudah ada hingga tahun 2025.

Dispusip Tambah 5.000 Eksemplar Buku Digital

"Jenis bukunya beragam, mulai dari buku cerita, buku teks, ensiklopedia, kamus, novel, majalah, hingga buku referensi," ujar Jazuri, Rabu (28/1).

Ahmad menjelaskan, puluhan ribu buku tersebut telah didistribusikan ke 158 titik baca yang ada di wilayah Jakarta Barat. Titik baca tersebut tersebar di berbagai lokasi, seperti perpustakaan kantor Sudin Pusip, forum aspirasi masyarakat (Asmas), serta Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

"Ada juga penyebaran buku melalui kegiatan reses anggota DPRD, sesuai hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), serta permohonan yang disampaikan secara resmi kepada kami," terangnya.

Menurutnya, penambahan koleksi buku perlu terus dilakukan karena adanya penyusutan. Penyusutan tersebut dapat disebabkan oleh buku yang rusak, tidak dikembalikan setelah dipinjam, atau sudah tidak relevan dengan kebutuhan pembaca.

"Kami juga melakukan pergantian terhadap buku-buku yang isinya sudah tidak sesuai atau kurang relevan untuk dibaca oleh masyarakat," ungkapnya.

Ia mengajak masyarakat Jakarta Barat, khususnya pelajar dan generasi muda, untuk membiasakan diri membaca dengan memanfaatkan titik-titik baca yang telah disediakan.

Selain menambah wawasan dan pengetahuan, lanjut Jazuri, membaca juga memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan kemampuan menulis, mengurangi stres, menumbuhkan empati, memperkuat hubungan sosial, serta menjaga kesehatan otak agar tetap aktif dan mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif.

"Kami sudah menyiapkan titik-titik baca, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Buku adalah sumber ilmu pengetahuan, informasi, dan wawasan yang tidak lekang oleh waktu," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

    access_time09-03-2026 remove_red_eye6726 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye5929 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1357 personDessy Suciati
  4. PT Pembangunan Jaya Ancol Berkolaborasi Santuni 2.000 Mustahik

    access_time08-03-2026 remove_red_eye1237 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1146 personAldi Geri Lumban Tobing