You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Gubernur Pramono menerima kunjungan YouTube di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (29/1)
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Kolaborasi Pemprov DKI-YouTube Perkuat Pendidikan dan Kesehatan Mental

Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Farah Savira mendukung penuh program kolaborasi antara Pemprov DKI dan YouTube dalam memperkuat sektor pendidikan, kesehatan mental, serta literasi media melalui peluncuran program Anak dan Keluarga Sigap Digital (AKSI).

"Anak-anak mendapatkan pembekalan secara berkala,"

Farah menyampaikan, sejumlah masukan agar program tersebut dapat berjalan secara produktif dan efektif. Menurutnya, hal utama yang perlu diperhatikan adalah bentuk intervensi yang dilakukan untuk memastikan target program benar-benar tercapai.

“Misalnya, apakah anak-anak mendapatkan pembekalan secara berkala, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga untuk para guru,” ujar Farah, Sabtu (31/1).

Pemprov DKI-YouTube Kolaborasi Perkuat Sektor Kesehatan hingga Literasi Media

Selain itu, Farah juga mendorong agar program AKSI dapat dipertimbangkan sebagai muatan lokal atau materi khusus yang diterapkan di Jakarta. Ia menilai, Jakarta memiliki peran strategis sebagai pionir dalam pengembangan kebijakan dan program pendidikan di tingkat nasional.

Ia berharap, program ini membuka peluang kolaborasi dengan berbagai platform digital lainnya, tidak hanya terbatas pada YouTube. Menurutnya, platform seperti TikTok dan Instagram memiliki jangkauan yang lebih cepat dan luas di kalangan anak-anak dan remaja.

Di sisi lain, ia menekankan, pentingnya pengawasan yang lebih ketat dari platform digital terhadap batasan usia pengguna. Hal tersebut penting untuk mencegah anak-anak mengakses konten yang tidak sesuai umur atau tidak layak ditampilkan, seperti konten yang mengandung unsur kekerasan, violence, maupun bullying.

“Pengawasan ini sangat penting, mengingat masih maraknya kasus yang terjadi di lingkungan sekolah, baik yang melibatkan guru maupun antar sesama murid,” katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemprov DKI dan YouTube mencakup pelatihan pembuatan konten edukatif yang telah dimulai di SMK Negeri 27 Jakarta, serta pembekalan isu kesehatan mental bagi sekitar 2.500 guru dan remaja.

Program AKSI sendiri bertujuan memberdayakan ekosistem sekolah dan keluarga di Jakarta agar mampu menjelajahi dunia digital secara aman, produktif, dan bertanggung jawab, sejalan dengan visi dan misi pembangunan karakter daerah.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

    access_time27-03-2026 remove_red_eye1435 personTiyo Surya Sakti
  2. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1380 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1150 personDessy Suciati
  4. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye968 personFolmer
  5. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye939 personDessy Suciati