You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260213 WA0025
photo Nurito - Beritajakarta.id

Personel Gabungan Tertibkan Bangunan di Bantaran Ciliwung

Sekitar 100 personel gabungan menertibkan delapan bangunan di bantaran Kali Ciliwung, Jalan Eretan II RT 01/02, Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (13/2).

"Dalam waktu satu minggu penertiban delapan bangunan ini rampung,"

Usai menggelar apel bersama di lokasi, personel gabungan menertibkan bangunan secara manual. Satu per satu bangunan yang sudah dibebaskan Pemprov DKI sejak 2017 ini dibongkar. 

Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto mengatakan, penertiban delapan bangunan ini dilakukan karena telah dibebaskan sejak 2017 lalu. Lahan ini akan dijadikan proyek normalisasi Kali Ciliwung. Sebelum ditertibkan, pihaknya sudah memberikan surat peringatan pada penghuni agar mengosongkan bangunan tersebut. Karenanya saat ditertibkan bangunan sudah kosong, tak berpenghuni.

Pengerukan Sedimen Kali Ciliwung di Rawajati Capai 79,1 Persen

"Targetnya dalam waktu satu minggu penertiban delapan bangunan ini rampung," katanya.

Menurutnya, penertiban tidak menggunakan alat berat karena kondisi debit air Kali Ciliwung sedang tinggi. Namun jika aliran air sudah normal, alat berat akan diturunkan agar lebih cepat penanganannya. 

Untuk pemilik atau penghuni yang masih menempati bangunan yang sudah dibebaskan diimbau segera mengosongkan. Karena di lokasi ini masih ada 10 bangunan yang segera ditertibkan.

Kusmanto menuturkan, alasan penertiban baru dilakukan sekarang karena pihaknya hanya mengikuti program dari Dinas SDA. Setelah adanya permohonan, pihaknya baru bisa bergerak menertibkan.

Ia menilai, sebenarnya masyarakat juga menyadari bahwa mereka sudah dibayar dan harus mengosongkan lahannya. Namun, karena masih ada toleransi, terutama saat masa pandemi COVID-19, maka mereka diberikan kelonggaran.

"Saat ini mereka sudah sadar semua untuk mengosongkan sendiri. Buktinya sekarang saat kita bongkar, mereka sudah tidak ada di lokasi," ucapnya.

Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur, Bambang Pangestu menambahkan, penertiban ini melibatkan sekitar 100 personel gabungan dari unsur kelurahan, kecamatan hingga tingkat kota. Kemudian PPSU, Satpol PP, Sudin Gulkarmat, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin SDA dan UPS Badan Air.

"Untuk sementara penertiban dilakukan secara manual. Namun nantinya tetap menggunakan alat berat agar prosesnya lebih cepat," katanya.

Ia juga mengimbau agar pemilik bangunan lain segera mengosongkan bangunan. Sebelum dibongkar, para pemilik bangunan dipersilahkan mengamankan barang-barang yang masih bisa dipakai.

"Karena secepatnya seluruh bangunan yang telah dibayar Pemprov DKI akan dibongkar untuk proyek normalisasi Kali Ciliwung," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29704 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11777 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye10028 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4078 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1856 personAldi Geri Lumban Tobing