You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Tembok jeb pertukangan utara
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Tembok Roboh di RPTRA Bhineka Dilakukan Penanganan Darurat

Puluhan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan sementara tembok roboh dan jebol di area RPTRA Bhineka, Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Menggunakan karung pasir"

Lurah Petukangan Utara, Ahmad Hasan Husaini mengatakan, hujan deras menyebabkan air Kali Uangan meluap hingga tembok RPTRA tidak mampu menahan debit air.

Penanganan Tembok Roboh di Kalibata Capai 80 Persen

"Debit air cukup tinggi dan arusnya deras. Tembok yang berbatasan dengan tanggul akhirnya tidak mampu menahan tekanan air dan roboh sekitar pukul 05.00," ujarnya, Jumat (20/2).

Hasan menjelaskan, tembok yang roboh saat ini tengah ditangani oleh personel gabungan yang terdiri dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta karyawan PT Paragon yang berada di sekitar lokasi.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah membuat tanggul sementara menggunakan karung berisi pasir guna mencegah air meluap ke akses jalan maupun permukiman warga.

"Kami membuat tanggul sementara menggunakan karung pasir agar genangan tidak meluas ke jalan dan rumah warga," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan SDA Kecamatan Pesanggrahan, Halim menambahkan, penyangga menggunakan kayu dolken juga dibuat untuk memperkuat area tembok yang roboh.

"Ada sekitar 40 personel gabungan yang bekerja bersama melakukan penanganan sementara. Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai hari ini,” ujarnya.

Halim menuturkan, tembok yang roboh memiliki panjang kurang lebih 20 meter dan berdiri di atas lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) DKI Jakarta. 

"Penanganan lanjutan nantinya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait," bebernya.

Ia menambahkan, mengingat hujan masih terus mengguyur Jakarta dan tinggi muka air Kali Uangan belum stabil, penanganan sementara menjadi prioritas utama untuk mencegah dampak yang lebih luas.

"Kami imbau warga untuk tetap berhati-hati dan waspada dalam kondisi cuaca hujan deras. Hindari beraktivitas di dekat sungai atau kali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

    access_time24-04-2026 remove_red_eye17761 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Hasil Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Capai 6,98 Ton

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1567 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 150 Pelaku Usaha Industri Pariwisata di Jakpus Ikut Bimtek Pengelolaan Limbah

    access_time23-04-2026 remove_red_eye1140 personFolmer
  4. Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

    access_time20-04-2026 remove_red_eye1089 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

    access_time24-04-2026 remove_red_eye1040 personTiyo Surya Sakti