You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260225 WA0053
photo Nurito - Beritajakarta.id

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Para pengendara sepeda motor maupun mobil yang biasa melintas di Jalan Kampung Kramat, RW 04, Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur saat ini diminta untuk menggunakan jalur alternatif.

"Jalan amblas"

Lurah Setu, Dwi Widiastuti mengatakan, kebijakan ini diberlakukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan akibat kondisi jalan amblas di area jembatan Kali Sunter yang menghubungkan wilayah Bekasi dengan Jakarta Timur. 

Pasukan Biru Perbaiki Turap dan Jalan Amblas di Kali Sunter C

"Kami sudah memberikan penanda agar pengendara untuk sementara waktu tidak menggunakan jalan ini. Sebab, jalan amblas dengan lebar sekitar enam meter sepanjang satu meter dan berkedalaman mencapai 20 hingga 30 sentimeter," ujarnya, Rabu (25/2).

Dwi menjelaskan, personel Satpol PP sudah dikerahkan ke lokasi untuk memberikan imbauan kepada warga sekaligus memberikan informasi rute jalan alternatif yang bisa dilalui.

Sebagai jalur alternatif, lanjut Dwi, pengendara dapat melintas melalui Jalan Sumir, Jalan PLN, maupun Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR), meskipun jaraknya relatif menjadi lebih jauh.

"Fokus kami terutama kendaraan roda empat agar tidak melintas karena bisa memperparah kerusakan jalan di lokasi," terangnya.

Menurutnya, terjadinya jalan amblas ini sudah dilaporkan kepada Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur. Selanjutnya, pihak kelurahan juga akan mengirimkan surat kepada Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC),

"Kami berharap tentunya bisaa segera dilakukan perbaikan karena ruas jalan sangat diperlukan masyarakat," ungkapnya.

Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu mengaku sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan BBWSCC karena jembatan berada di atas Kali Sunter yang menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Perbaikan jalan amblas harus diawali dengan penanganan bagian bawah jembatan. Jika langsung dilakukan pengaspalan, jalan berpotensi kembali amblas karena struktur bawahnya masih keropos," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. PPSU Jelambar Himpun 144 Liter Minyak Jelantah

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1527 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

    access_time29-03-2026 remove_red_eye1187 personDessy Suciati
  3. DPP APWI Gelar Halal Bihalal Bersama Widyaiswara

    access_time01-04-2026 remove_red_eye1005 personFolmer
  4. Jaksel dan Jaktim Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

    access_time31-03-2026 remove_red_eye993 personDessy Suciati
  5. DKI Dukung Pusat Bangun Hunian Baru untuk Warga Bantaran Rel

    access_time28-03-2026 remove_red_eye876 personDessy Suciati