You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260312 WA0083
photo Anita Karyati - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jakut Lakukan Pengawasan Pangan Hewani

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara melakukan pengawasan keamanan pangan asal hewan di sejumlah Tempat Pemotongan Unggas (TPU). Salah satu lokasi yang dipantau berada di RW 01, Kelurahan Sunter Agung, Kecamatan Tanjung Priok.

"Higienis sebelum dipasarkan"

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan produk pangan asal hewan yang beredar di masyarakat tetap aman dan layak dikonsumsi, khususnya selama bulan Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri.

Warga Senang Ada Pelatihan Gratis Diversifikasi Olahan Pangan Ternak

"Kegiatan yang dilakukan ini menyasar enam pelaku usaha pemotongan ayam dari total sekitar 40 usaha serupa yang beroperasi di wilayah Sunter Agung," ujarnya, Kamis (13/2).

Novy menjelaskan, pengawasan tersebut merupakan bagian dari kegiatan kesehatan masyarakat veteriner yang bertujuan menjamin keamanan pangan hewani. Pemeriksaan difokuskan pada proses pemotongan unggas agar sesuai dengan ketentuan kesehatan serta standar kebersihan yang berlaku.

"Petugas kami juga mengecek kondisi peralatan, kebersihan lokasi pemotongan, serta penanganan karkas ayam agar tetap higienis sebelum dipasarkan kepada masyarakat," terangnya. 

Kepala Seksi Peternakan Sudin KPKP Jakarta Utara, Riyadi Akbar menambahkan, dalam kegiatan ini petugas tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan pembinaan kepada para pelaku usaha.

"Pembinaan ini bertujuan mendorong pelaku usaha menerapkan praktik pemotongan unggas yang baik sekaligus menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat usaha," ungkapnya.

Ia menuturkan, aktivitas pemotongan ayam di lokasi tersebut umumnya berlangsung pada malam hari, yakni mulai pukul 23.00-02.00 WIB. 

Melalui pengawasan rutin ini, Riyadi berharap, masyarakat dapat memperoleh produk pangan asal hewan yang aman, sehat, utuh, halal, dan layak dikonsumsi. 

"Kegiatan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan kesadaran pelaku usaha dalam menjaga kualitas serta higienitas produk yang dihasilkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5432 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1899 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1862 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1818 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1645 personAnita Karyati