You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
60 Jakpreneur Ramaikan Bazar UMKM di kantor Wali Kota Jaktim
photo Nurito - Beritajakarta.id

Bazar UMKM di Kantor Wali Kota Jaktim Diikuti 60 Jakpreneur

Sebanyak 60 pelaku usaha binaan (Jakpreneur) meramaikan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat. Kegiatan sehari ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, bersama Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin.

"Membantu pemasaran Jakpreneur"

Munjirin mengatakan, bazar tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1447 Hijriah. 

40 UMKM Unggulan Meriahkan Semarak Bazar Jakbar

"Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Suku Dinas PPKUKM dan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur," ujarnya, Jumat (12/3).

Menurutnya, bazar ini menjadi sarana untuk memperluas pemasaran produk para Jakpreneur sekaligus memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai kebutuhan menjelang Lebaran.

"Melalui bazar ini kita ingin membantu pemasaran Jakpreneur di Jakarta Timur agar produk mereka semakin dikenal dan dibeli masyarakat," terangnya.

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Timur, Andi Achmad Refi, menjelaskan bazar tersebut diikuti 30 stan yang diisi oleh 60 Jakpreneur. Berbagai produk yang ditawarkan mulai dari kuliner, hasil pertanian, hingga produk fesyen.

Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan enam pengampu serta 10 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta yang turut menghadirkan beragam pilihan produk bagi pengunjung.

"Bazar ini hanya digelar satu hari. Kami berkolaborasi dengan Sudin KPKP dan BUMD sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk berbelanja," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto menambahkan, kegiatan ini juga diramaikan dengan Pasar Tumbuh yang menjual berbagai hasil pertanian dan perikanan dari perwakilan 10 kecamatan di Jakarta Timur.

Ia menuturkan, masyarakat bisa berbelanja sayur-mayur dan buah segar langsung dari petani, termasuk produk urban farming serta berbagai olahan pangan lokal.

"Dalam kegiatan hari ini tercatat omzet penjualan Pasar Tumbuh dari 36 kelompok tani mencapai Rp 42.132.200," bebernya.

Taufik merinci, omzet penjualan Pasar Tumbuh berasal dari Kecamatan Cakung sebesar Rp 4.783.000, Pulo Gadung Rp 3.040.000, Duren Sawit Rp 2.566.000, Matraman Rp 3.560.000, Jatinegara Rp 2.155.000, dan Makasar Rp 5.285.000.

"Untuk Kecamatan Kramat Jati Rp 4.630.000, Cipayung Rp 12.125.200, Ciracas Rp 2.966.000, serta Pasar Rebo Rp 932.000," imbuhnya.

Ia memaparkan, kegiatan ini juga menghadirkan produk olahan pangan lokal, takjil, serta produk unggulan Jakpreneur. 

"Program ini turut didukung Baznas (Bazis) Jakarta Timur sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan penguatan ketahanan pangan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6666 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1624 personTiyo Surya Sakti
  3. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1579 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1573 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1482 personAldi Geri Lumban Tobing