You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 75 Bangunan di Jl Dwiwarna Raya Dibongkar
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

75 Bangunan di Jl Dwiwarna Raya Dibongkar

Lantaran melanggar batas trase saluran sepanjang 700 meter, sebanyak 75 bangunan di Jl Dwiwarna Raya, Kelurahan Kartini, Sawah Besar, Jakarta Pusat, dibongkar petugas, Rabu (2/9).

Mungkin sudah lebih 20 tahun saluran ditutup dengan coran semen, makanya sudah sangat dangkal dan tidak berfungsi

Pantauan Beritajakarta.com, sebanyak 150 petugas gabungan ikut melakukan pembongkaran dinding bangunan dan saluran yang ditutup menggunakan semen. Karena ketebalan semen, petugas terpaksa menggunakan mesin untuk membongkar bangunan.

"Mungkin sudah lebih 20 tahun saluran ditutup dengan coran semen, makanya sudah sangat dangkal dan tidak berfungsi," ujar Martua Sitorus, Camat Sawah Besar, Rabu (2/9).

Ratusan PKL Bikin Semrawut Pasar Baru

Nantinya, kata Martua, setelah dibongkar Sudin Tata Air Jakarta Pusat akan masuk melakukan pengurasan saluran.

"Kalau saluran sudah terbuka minimal bisa mengurangi dampak banjir, nanti salurannya akan diperbaiki oleh instansi terkait," ucapnya.

Steven (50), warga RW 01, Kelurahan Kartini berharap setelah saluran normal pemukiman penduduk tidak kebanjiran lagi.

"Setiap hujan lebat memang air tergenang cukup tinggi di sini, kita harap tidak kebanjiran lagi kalau salurannya sudah dibenahi," katanya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2023 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye989 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye890 personFakhrizal Fakhri
  4. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye867 personAnita Karyati
  5. Pemprov DKI Segera Renovasi Jakarta Islamic Centre

    access_time16-07-2026 remove_red_eye773 personFakhrizal Fakhri