You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
KL dan Parkir Liar di Sawah Besar Ditertibkan Secara Persuasif
photo Rudi Hermawan - Beritajakarta.id

PKL dan Parkir Liar di Sawah Besar Ditertibkan Secara Persuasif

Penertiban pedagang kaki lima (PKL) dan parkir liar di Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat kembali dilakukan, Kamis (9/7). Namun, kali ini penertiban dilakukan secara persuasif. Tidak ada lapak pedagang yang diangkut, hanya dilakukan peringatan.

Ini operasi simpatik tidak ada yang diangkut asal mau diatur

Puluhan petugas Satpol PP dikerahkan untuk melakukan imbauan kepada pedagang dan pengendara agar tidak berdagang dan parkir di bahu jalan. Pasalnya, hal itu mengganggu kendaraan dan warga yang melintas.

Camat Sawah Besar, Martua Sitorus mengatakan, dalam penertiban parkir liar dan PKL kali ini pihaknya hanya melakukan peringatan secara persuasif dan tidak melakukan penindakan secara tegas, diharapkan para PKL mengerti.

Festival Pasar Baru dan Jalan Jaksa Digelar Agustus

"Ini operasi simpatik tidak ada yang diangkut asal mau diatur," kata Martua, Kamis, (9/7).

Ke depan, tambah Martua, pihaknya tidak akan memberikan toleransi kepada para pedagang. Sebab, hal itu sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Penertiban akan kita lakukan setelah Lebaran dan kami juga sudah siapkan tempat relokasi, jadi tidak ada alasan untuk kembali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5397 personNurito
  2. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1879 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye1834 personFakhrizal Fakhri
  4. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1804 personNurito
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1616 personAnita Karyati