You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260319 WA0004 (1)
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Dharma Jaya Gandeng Penyewa RPH Pulogadung Tekan Harga Ayam Hidup

Perumda Dharma Jaya bersama Satgas Saber Pelanggaran Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) bergerak cepat melakukan normalisasi harga ayam di tingkat hulu.

"terjadi penyesuaian harga yang signifikan,"

Langkah ini sebagai tindak lanjut atas temuan lapangan mendapati adanya pedagang eceran menjual ayam seharga Rp45.000 per kilogram dengan pengakuan mendapatkan pasokan ayam hidup (livebird) seharga Rp32.000 per kilogram dari penyewa di area Rumah Potong Hewan (RPH) Pulogadung.

Terkait hal tersebut, pihak manajemen Perumda Dharma Jaya langsung menerbitkan surat resmi mengenai ketentuan harga jual yang mengacu pada surat satgas saber pelanggaran pangan nomor 13/SATGAS.SABER/03/2026, serta melakukan sosialisasi dan pengawasan di lapangan kepada para penyewa penampungan ayam di RPH Pulogadung.

Dharma Jaya Berpartisipasi dalam Program Bedah Rumah

Melalui langkah persuasif tersebut, perusahaan berhasil mendorong penurunan harga jual ayam hidup agar selaras dengan ketetapan regulasi.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan proses sosialisasi dan dialog intensif yang dilakukan bersama para mitra penyewa telah membuahkan hasil positif bagi stabilitas harga ayam di Jakarta.

"Kami mengedepankan kolaborasi dan komunikasi dua arah. Setelah dilakukan sosialisasi dan dialog yang mendalam, terjadi penyesuaian harga yang signifikan. Harga ayam di tingkat pedagang eceran yang sebelumnya sempat menyentuh angka Rp45.000 per kilogram, kini berhasil ditekan ke kisaran Rp38.500 hingga Rp40.500 per ekor," jelasnya, Kamis (19/3).

Ia menyampaikan, penurunan harga ini merupakan komitmen nyata Dharma Jaya dalam mematuhi Keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Nomor 529 Tahun 2024.

“Target utama dari normalisasi ini adalah memberikan ruang bagi pedagang eceran agar dapat menjual daging ayam ras kepada masyarakat maksimal sesuai dengan edaran acuan harga,” ujarnya.

Raditya menjelaskan, keberhasilan ini menunjukkan fungsi kontrol Perumda Dharma Jaya berjalan efektif terhadap para mitra penyewa lahan di RPH Pulogadung.

Ia menambahkan, dengan hasil ini, Perumda Dharma Jaya akan terus memperketat pengawasan harian di seluruh RPH guna memastikan kepatuhan harga tetap terjaga hingga masa Idulfitri mendatang.

"Kami tidak mentoleransi adanya harga yang melampaui acuan pemerintah di wilayah operasional kami. Sinergi antara BUMD dan para penyewa ini diharapkan menjadi jaminan bagi warga Jakarta bahwa stok protein hewani tersedia dengan harga yang wajar dan terkendali," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

    access_time12-03-2026 remove_red_eye6747 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 150 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran di Bintaro

    access_time14-03-2026 remove_red_eye1670 personTiyo Surya Sakti
  3. Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

    access_time17-03-2026 remove_red_eye1619 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

    access_time12-03-2026 remove_red_eye1605 personDessy Suciati
  5. Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

    access_time13-03-2026 remove_red_eye1525 personAldi Geri Lumban Tobing