Belasan Ribu Wisatawan Kunjungi Museum Seni di Jakbar
Sebanyak 16.735 wisatawan tercatat mengunjungi museum seni di kawasan Kota Tua, Kecamatan Tamansari dan Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, selama periode libur dan cuti bersama Lebaran 2026.
"Kunjungan wisatawan terus meningkat"
Kepala Unit Pengelola Museum Seni Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Sri Kusumawati mengatakan, jumlah tersebut dihitung sejak H-3 hingga H+7 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Yuk ke Museum Bahari, Ada Pameran Instalasi Seni Kontemporer Crimson Gilt"Data ini belum termasuk untuk hari Jumat dan Sabtu karena sejumlah museum seperti Museum Seni Rupa dan Keramik, Museum Wayang, dan Museum Tekstil tutup selama libur Lebaran," ujarnya, Minggu (29/3).
Sri menjelaskan, lonjakan pengunjung mulai terlihat signifikan setelah Hari Raya. Pada H+1 atau 22 Maret 2026 tercatat 2.804 pengunjung, disusul H+2 sebanyak 2.240 orang, dan H+3 mencapai 2.821 wisatawan.
Tren kunjungan sempat menurun pada H+4 dengan 2.082 pengunjung dan H+5 sebanyak 1.582 orang. Kemudian, pada H+6 menjadi 1.199 orang sebelum akhirnya melonjak pada H+7 dengan 3.062 pengunjung yang menjadi puncak kunjungan selama periode tersebut.
"Memang setelah hari Lebaran jumlah kunjungan wisatawan terus meningkat, termasuk ke museum-museum lainnya," terangnya.
Menurutnya, untuk wisatawan mancanegara jumlahnya mencapai 339 orang. Dari seluruh museum yang ada, Museum Wayang menjadi yang paling diminati dengan total 10.880 pengunjung.
"Periode libur sekolah umumnya menjadi puncak kunjungan museum. Selama libur Lebaran ini, tren kunjungan masih cukup tinggi dan diperkirakan terus berlanjut," bebernya.
Ia berharap, tingginya kunjungan ini tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga memberikan nilai edukatif, terutama bagi pelajar yang mendominasi pengunjung.
“Mudah-mudahan mereka yang mengunjungi museum mendapatkan hal-hal yang bermanfaat dan ilmu yang bisa dibagikan kepada orang lain,” tandasnya.