You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260331 WA0085
photo Nurito - Beritajakarta.id

Penanganan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Dipercepat

Sebanyak empat armada truk berkapasitas hingga 10 ton dikerahkan untuk mengangkut sampah di kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. 

"Empat armada dari Sudin LH Kepulauan Seribu"

Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati, Dwi Firmansyah mengatakan, armada tersebut merupakan bantuan dari Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu.

Sudin LH Jaktim Kebut Pembersihan Sampah di Cipinang Besar Selatan

"Hari ini Dinas LH membantu pengangkutan sampah dengan mengirimkan empat armada dari Sudin LH Kepulauan Seribu," ujarnya, Selasa (31/3).

Dwi menjelaskan, pihaknya menyiapkan lima armada tambahan untuk membantu pengangkutan sampah dengan jadwal sif pertama menuju TPST Bantar Gebang, Bekasi, pada pukul 00.00-08.00 WIB. Namun, rencana tersebut tidak dapat direalisasikan karena tidak tersedianya alat berat jenis shovel di lokasi hingga pagi hari.

"Lima armada yang telah disiagakan dialihkan untuk mengangkut sampah ke TPS Jalan Pendidikan, Cijantung," terangnya.

Ia menambahkan, koordinasi dengan pengelola Pasar Induk Kramat Jati sudah dilakukan sejak malam sebelumnya untuk menyiapkan alat berat. Namun, alat tersebut masih digunakan di lokasi lain.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Perumda Pasar Jaya, Imam Kurniawan memaparkan, sampah di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekitar 6.970 ton atau setara 410 tronton.

Sebagai langkah percepatan penanganan, lanjut Imam, Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bersama Perumda Pasar Jaya terus berkoordinasi dan melakukan pengangkutan secara intensif.

"Sejauh ini sudah terangkut sebanyak 33 tronton sampah, terdiri dari 20 armada pada hari sebelumnya, 13 armada pada 28 Maret, dan hari ini ditambah empat truk lagi," bebernya.

Ia memastikan, proses pembersihan akan terus dilakukan hingga kondisi Pasar Induk kembali normal. Perumda Pasar Jaya juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pedagang, pengunjung, dan masyarakat sekitar.

"Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar seluruh sampah segera terangkut," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1337 personNurito
  2. Pramono Dorong Forkabi Kompak Bangun Jakarta

    access_time24-07-2026 remove_red_eye1331 personDessy Suciati
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1298 personAnita Karyati
  4. Bus Open Top Tour Jakarta Batavia Resmi Beroperasi

    access_time23-07-2026 remove_red_eye1094 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Kebakaran di Spark Sport Academy Pondok Bambu Berhasil Dipadamkan

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1064 personNurito