You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pendatang Baru Masuk jakarta Selatan
photo Doc - Beritajakarta.id

225 Pendatang Baru Berdomisili di Jaksel

Sebanyak 225 pendatang baru tercatat masuk ke wilayah Jakarta Selatan saat arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah ini diketahui berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

"Menjadi bagian dari masyarakat yang tertib"

Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin mengatakan, data tersebut merupakan hasil penarikan dari dashboard profil kependudukan tingkat Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) di DKI Jakarta yang dikembangkan Dinas Dukcapil.

Pendataan Pendatang Pascalebaran Perkuat Tata Kelola Kependudukan Berbasis Data

"Dashboard profil tersebut bernama Dariku Untukmu X Produk RW yang dikembangkan untuk memantau data kependudukan berbasis kewilayahan. Ini membantu pengurus RW memantau jumlah warga berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Kementerian Dalam Negeri RI," ujarnya, Rabu (1/4).

Salimin menjelaskan, DKB merupakan data resmi yang telah melalui proses konsolidasi dan validasi secara nasional. Data ini dapat dijadikan rujukan utama dalam perencanaan pembangunan, pelayanan publik hingga perumusan kebijakan strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Ia merinci, dari total 225 pendatang baru terdata, sebanyak 99 orang merupakan laki-laki dan 126 perempuan. Berdasarkan tingkat pendidikan, sebanyak 29,33 persen pendatang memiliki pendidikan di atas sekolah menengah atas (SMA), sedangkan 70,67 persen lainnya berpendidikan SMA ke bawah.

Sementara itu, dari segi pekerjaan, sekitar 61,33 persen pendatang masuk kategori berpenghasilan rendah, sedangkan 38,67 persen lainnya tidak termasuk kategori tersebut.

"Mayoritas pendatang berasal dari wilayah penyangga Jakarta, yaitu Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan," bebernya.

Untuk wilayah tujuan, lanjut Salimin, pendatang paling banyak berdomisili di Kecamatan Jagakarsa, Pesanggrahan, Kecamatan dan Pasar Minggu.

"Berdasarkan jenis pekerjaan, mayoritas pendatang baru berprofesi sebagai pelajar atau mahasiswa serta karyawan swasta," ungkapnya.

Salimin mengimbau seluruh pendatang baru yang datang ke wilayah Jakarta Selatan agar segera mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kami berharap para pendatang dapat menjadi bagian dari masyarakat yang tertib, aktif, dan berkontribusi positif dalam kehidupan sosial di lingkungan masing-masing," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye1050 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

    access_time19-06-2026 remove_red_eye853 personDessy Suciati
  3. Rayakan HUT Ke-499 Jakarta, Setu Babakan Gelar Gebyar Seni Budaya

    access_time20-06-2026 remove_red_eye811 personNurito
  4. Siswi SMA Meninggal Akibat Kabel, Pemprov DKI Bantu Pemakaman dan Beri Santunan

    access_time19-06-2026 remove_red_eye808 personDessy Suciati
  5. HUT Jakarta, PAM JAYA-TP PKK Gratiskan Khitan 2.000 Anak

    access_time19-06-2026 remove_red_eye770 personAldi Geri Lumban Tobing