You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Ki dki kesadaran warga meningkat
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Kesadaran Masyarakat Atas Hak Informasi Terus Meningkat

Komisi Informasi (KI) DKI Jakarta menilai, kesadaran masyarakat terhadap hak atas informasi terus meningkat. 

"Keterbukaan informasi mulai menjadi budaya,”

Hal ini dibuktikan dari 15 permohonan sengketa informasi publik yang diajukan perorangan atau pribadi ke KI DKI, selama Januari hingga awal April 2026. 

Komisioner Bidang Penyelesaian Sengketa Informasi (PSI) KI DKI Jakarta, Agus Wijayanto Nugroho mengungkapkan, dari 15 permohonan sengketa yang diajukan 12 permohonan telah diselesaikan pihaknya.

KI DKI Jakarta Komitmen Tuntaskan Delapan Sengketa Informasi

'Lonjakan pemohon perorangan yang mengajukan sengketa menjadi sinyal kuat bahwa kesadaran warga Jakarta terhadap hak atas informasi terus meningkat," ujar Agus, seperti dikutip melalui keterangan tertulis, Senin (6/4). 

Ia mengungkapkan, bertambahnya pemohon pribadi menunjukkan bahwa publik semakin kritis, ingin tahu dan tidak ragu menuntut transparansi.

"Ini indikasi positif bahwa keterbukaan informasi mulai menjadi budaya,” ungkapnya. 

Ia menuturkan, meningkatnya permohonan sengketa di sisi lain menjadi alarm bagi badan publik. Untuk itu, KI DKI Jakarta meminta badan publik harus lebih responsif, meningkatkan aksesibilitas layanan informasi serta proaktif menyajikan informasi sesuai kebutuhan publik bukan menunggu diminta.

“Di saat masyarakat sudah aktif menggunakan hak seharusnya badan publik harus dua langkah lebih maju. Tidak cukup sekadar terbuka, tetapi juga inklusif dan mudah diakses,” tuturnya. 

Ia memaparkan, beberapa jenis permohonan yang paling sering disengketakan yakni pengadaan barang dan jasa, informasi pertanahan, LPJ anggaran, hasil putusan pengadilan hingga proses pemilihan Ketua RW dan pemilihan dewan kota dan kabupaten, serta permohonan terkait SOP dan pengelolaan rumah sakit.

"Tren sengketa informasi di DKI Jakarta diprediksi akan terus naik seiring meningkatnya keberanian publik untuk menagih hak sekaligus tuntutan agar badan publik memperkuat transparansi yang sesungguhnya," tandas Agus. 

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1399 personDessy Suciati
  2. Hujan Ringan Berpotensi Basahi Jaksel dan Jaktim

    access_time26-04-2026 remove_red_eye1064 personDessy Suciati
  3. Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

    access_time26-04-2026 remove_red_eye983 personAnita Karyati
  4. Pemprov DKI Beri Pendampingan ke Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

    access_time28-04-2026 remove_red_eye907 personDessy Suciati
  5. Peringati May Day, Dinas Nakertransgi Selenggarakan Donor Darah

    access_time27-04-2026 remove_red_eye848 personAldi Geri Lumban Tobing