You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Walikota jakpus arifin ikan sapusapu folmer
photo Folmer - Beritajakarta.id

Ratusan Ikan Sapu -Sapu Berhasil Ditangkap di Tujuh Titik se-Jakpus

Ratusan ekor ikan sapu - sapu berhasil ditangkap secara serentak yang digelar di tujuh aliran kali / sungai yang melintas di Jakarta Pusat, Jumat (17/4). 

"Penangkapan ikan sapu - sapu digencarkan,"

Penangkapan ikan sapu - sapu dilaksanakan oleh petugas gabungan terdiri dari PPSU, Gulkarmat, Lingkungan Hidup, Sudin SDA dan KPKP Jakarta Pusat. 

Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin mengatakan, pihaknya menggelar penangkapan ikan sapu sapu secara serentak di tujuh titik saluran atau kali/sungai serta embung sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. 

Munjirin Pimpin Pengendalian Ikan Sapu-sapu di Kawasan Cililitan

"Penangkapan ikan sapu - sapu digencarkan untuk mengurangi populasi yang saat ini mengusai kali atau sungai di Jakarta. Habitat ikan ini sangat invasif dan predator sehingga jenis ikan lainnya yang hidup semakin sedikit," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pihaknya mencanangkan penangkapan ikan sapu - sapu dilaksanakan setiap hari Jumat di delapan kecamatan se Jakpus. 

"Penangkapan tidak sekadar ikan sapu - sapu berukuran besar, tapi juga membersihkan telor yang menempel di dinding dan sarang juga menjadi target sehingga bisa mengembalikan habitat ikan lokal di perairan Jakarta Pusat," ungkapnya. 

Arifin menjelaskan, ikan sapu - sapu yang berhasil ditangkap akan dipatahkan sebelum dikubur agar tidak ada yang memanfaatkannya. 

"Saya juga mengajak warga dan pemerhati bersama membersihkan ikan sapu sapu di saluran, kali atau sungai di Jakarta Pusat," jelasnya. 

Sementara itu, Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Pusat, Siti Halimah menambahkan, hasil penangkapan ikan sapu sapu yang dilaksanakan serentak di tujuh lokasi sebanyak 578 ekor berukuran besar dan kecil.

"Penangkapan gencar dilakukan di Jakarta sesuai hasil penelitian Dinas KPKP DKI bahwasanya ikan sapu sapu yang marak di perairan Jakarta ini mengandung e-coli dan merkuri yang berbahaya bagi kesehatan jika dikonsumsi oleh masyarakat," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. KPKP Jakbar Pantau Hewan Liar di Permukiman Warga Jelambar

    access_time13-04-2026 remove_red_eye1676 personBudhi Firmansyah Surapati
  2. Warga RW 05 Rawa Terate Gencarkan Penanaman Pohon Produktif

    access_time13-04-2026 remove_red_eye1498 personNurito
  3. Rano Paparkan Potensi Ekraf Videografi dan Fotografi di Launching COJ

    access_time17-04-2026 remove_red_eye1487 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. KI DKI Apresiasi Peran Komdigi-ISKI Kawal Implementasi PP 17/2025

    access_time16-04-2026 remove_red_eye1443 personFolmer
  5. Pramono Lantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama

    access_time15-04-2026 remove_red_eye1190 personDessy Suciati