75 Personel Gulkarmat Atasi Kebakaran Gedung Ditjen BPD Kemendagri RI
Sebanyak 75 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan berhasil mengatasi kebakaran yang melanda Gedung D Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Ditjen BPD Kemendagri) RI di Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu.
"Mengerahkan 19 unit mobil pemadam"
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Selatan, Asril Rizal mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 13.38 WIB melalui layanan panggilan darurat dari warga.
Kebakaran di Jalan Sawo Kecik Berhasil Dipadamkan"Setelah menerima informasi, kami langsung mengerahkan 19 unit mobil pemadam kebakaran beserta 75 personel ke lokasi untuk melakukan penanganan segera," ujarnya, Senin (20/4).
Asril menjelaskan, kebakaran diduga berasal dari area samping klinik yang digunakan sebagai gudang penyimpanan barang tidak terpakai.
"Kondisi api yang sudah membesar serta material di dalam gudang yang mudah terbakar menyebabkan proses pemadaman membutuhkan waktu," terangnya.
Menurutnya, api baru dapat dilokalisir sekitar pukul 14.35 WIB. Kemudian, dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 15.00 WIB.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, ada dua orang mengalami luka lecet pada bagian kaki. Hingga saat ini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri RI, Benny Irwan menambahkan, api pertama kali terlihat dari area samping klinik di kompleks Ditjen BPD Kemendagri RI.
"Api mulai terlihat dari situ, kemudian semakin membesar hingga mengakibatkan kebakaran di lantai satu, tepatnya pada area koperasi dan klinik," bebernya.
Benny menuturkan, api juga sempat merambat ke lantai dua ruang kerja serta berdampak pada salah satu rumah warga di sekitar lokasi. Hingga pukul 15.00 WIB, api sudah dapat dikatakan padam dan saat ini dalam proses pendinginan, termasuk di area sekitar Gedung D.
"Untuk rumah warga yang terdampak, kerusakan terjadi pada bagian garasi, kamar mandi, serta toren air. Hal ini sudah kami komunikasikan," tandasnya.