You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Bang Doel Sapa Warga jati
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Wagub Serap Aspirasi Warga Kebon Kosong

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, Jumat (24/4), bersilaturahmi sambil diskusi dan serap aspirasi warga di Kampung Wisata Eduwisata Bhineka, Jalan Angkasa Pura, RT 14/11 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat. Kegiatan ini dikemas dalam acara bertajuk "Bang Doel Nyapa Warga".

"Bang Doel Nyapa Warga"

"Kegiatan ini sebetulnya untuk mendengar. Kita sudah tahu usulan-usulan ini sudah masuk dalam Musrenbang, tapi ternyata ada sebagian yang terealisasi dan ada yang belum," ujar Rano.

Dari berbagai aspirasi dan pembahasan yang dilakukan, Rano mengatakan permasalahan utama warga adalah mengenai status lahan. 

Rano Pimpin Penataan Parkir di Jalan R.A Kartini Lebak Lubus

Selama ini, ungkap Rano,, Pemprov DKI Jakarta kesulitan melakukan pembangunan infrastruktur lantaran lahan kawasan dari 7 RW di wilayah Kelurahan Kebon Kosong, masih banyak yang statusnya milik Sekretariat Negara (Setneg) RI.

Karena itu, berbagai usulan warga yang disampaikan melalui Musrembang yang tidak bisa direalisasikan karena status lahan. Dikatakan Rano, secara regulasi, pihaknya tidak bisa melakukan pembangunan infrastruktur seperti jalan, saluran dan taman di atas lahan yang belum diserahterimakan kepada Pemprov DKI Jakarta.

Selain itu, dalam kegiatan ini juga mengemuka isu mengenai penghuni rumah susun (Rusun) Kemayoran yang dikenakan pajak bumi bangunan (PBB) dan mereka mempertanyakan hingga kapan hak guna bangunan (HGB) berlaku. Terkait berbagai keluhan itu, Rano mengaku telah menjelaskan kepada warga mengenai prosedur, regulasi dan keterbatasan anggaran Pemprov DKI Jakarta akibat pemotongan dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat.

Kelanjutannya, Rano menegaskan akan segera menggelar rapat terbatas (Ratas) bersama jajarannya untuk membedah akar persoalan yang disampaikan warga. Hingga nantinya Pemprov DKI Jakarta bisa berupaya mencarikan solusi. 

"Nanti kita akan coba bantu. Karena tadi kita dengar sudah hampir 35 tahun masalah ini tidak terjawab," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

    access_time19-09-2026 remove_red_eye2638 personFakhrizal Fakhri
  2. Rencana Penataan Kawasan Jalan Tambora Disosialisasikan

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1402 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

    access_time19-09-2026 remove_red_eye1176 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Tarif LRT Kelapa Gading-Manggarai Didorong Terjangkau dan Terintegrasi

    access_time21-09-2026 remove_red_eye1138 personFakhrizal Fakhri
  5. Uji Coba HBKB Dua Kali Sepekan Diminta Terbatas

    access_time24-09-2026 remove_red_eye996 personFakhrizal Fakhri