You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PSX 20260428 152610
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Komisi D Tekankan Pemerataan Infrastruktur hingga Wilayah Penunjang

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menekankan, pembangunan infrastruktur tidak hanya difokuskan di kawasan wisata utama, tetapi juga harus menjangkau wilayah penunjang.

"akses menuju transportasi publik atau hub,"

Menurut Yuke, pembenahan infrastruktur seperti akses jalan, penerangan, trotoar, hingga konektivitas menuju transportasi publik perlu dilakukan secara merata di berbagai wilayah, sehingga tidak hanya terpusat di kawasan ikonik seperti Blok M.

“Kalau kita bicara Jakarta sebagai kota global, sepatutnya tidak hanya fokus pada pusat-pusat wisata atau ikon kota, tetapi juga memastikan wilayah lain, terutama akses menuju transportasi publik atau hub, memiliki infrastruktur yang memadai,” ujarnya, Selasa (28/4).

Penyerahan Fasos-Fasum Kunci Pembenahan Infrastruktur di Rawa Malang

Ke depan, lanjut Yuke, Komisi D mendukung program Pemprov DKI dalam membenahi kawasan strategis lainnya. Meski demikian, perhatian terhadap area pendukung dinilai penting agar konektivitas dan kenyamanan masyarakat tetap terjaga.

Selain pemerataan, Yuke juga mengingatkan pentingnya kualitas material dan pengawasan dalam pembangunan jalan. Ia menilai, perbaikan jalan tidak cukup hanya dengan penambalan apabila persoalan mendasar belum diselesaikan.

“Sering kali jalan sudah diperbaiki, tetapi kembali rusak karena masalah di bawahnya, seperti saluran air yang tidak baik atau kondisi tanah yang labil. Ini harus dituntaskan terlebih dahulu agar hasilnya lebih tahan lama,” jelasnya.

Yuke juga mengingatkan perlunya langkah proaktif dari petugas lapangan untuk melakukan pemantauan rutin tanpa harus menunggu laporan masyarakat.

Ia mengakui, faktor cuaca masih menjadi salah satu kendala dalam perbaikan infrastruktur. Namun, momentum musim kemarau diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan perbaikan jalan yang selama ini masih bersifat sementara.

“Kalau ada kerusakan kecil, sebaiknya langsung ditangani. Tidak perlu menunggu aduan, supaya kondisinya tidak semakin parah,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. 85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

    access_time28-07-2026 remove_red_eye9155 personAnita Karyati
  2. 14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time28-07-2026 remove_red_eye3556 personNurito
  3. Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

    access_time31-07-2026 remove_red_eye3104 personNurito
  4. Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

    access_time27-07-2026 remove_red_eye2751 personTiyo Surya Sakti
  5. MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

    access_time29-07-2026 remove_red_eye1839 personAldi Geri Lumban Tobing