You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Urban farming batu ampar nur ist
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Pembeli Kangkung di Lahan Urban Farming Saung Aset Bisa Petik Sendiri

Pengalaman berbeda dapat dirasakan para pembeli kangkung di lahan Urban Farming Saung Aset, Jalan SMPN 126, RW 03, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur dengan cara memetik atau memanen sendiri.

"Kesegaran kangkung tetap terjaga"

Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Batu Ampar, Isra Nur Hikmah mengatakan kebijakan ini mulai diberlakukan pekan ini dengan tujuan agar pembeli mendapatkan kangkung dalam kondisi paling segar.

Urban Farming di Tepi Jalan Kramat Sawah Panen Pakcoy dan Kangkung

"Saat ini kita mulai jual kangkung secara berkelanjutan dengan sistem petik langsung," ujarnya, Kamis (30/4).

Ia menjelaskan, metode ini juga menjadi solusi untuk menjaga kualitas hasil panen. Jika dipanen sekaligus dalam jumlah besar, sayuran berisiko layu sebelum seluruhnya terjual. 

"Melalui sistem petik langsung, kesegaran kangkung tetap terjaga hingga sampai ke tangan konsumen atau saat dimasak," terangnya.

Menurutnya, dari total lahan seluas sekitar 3,8 hektare, sekitar 1.000 meter persegi dimanfaatkan untuk urban farming. Khusus untuk tanaman kangkung, luasnya sekitar 20 meter persegi dengan potensi panen mencapai 25 kilogram.

"Kami menargetkan hasil panen kangkung bisa habis terjual dalam waktu satu pekan. Apalagi saat awal panen, kondisi kangkung masih muda dan segar," ungkapnya.

Ia menambahkan, di lahan urban farming ini juga ditanami berbagai jenis sayuran lainnya, menjadikannya salah satu pusat produksi pangan lokal skala komunitas di wilayah tersebut.

"Harag jual sayur-mayur di sini sangat terjangkau. Untuk kangkung hanya dijual Rp 20 ribu per kilogram. Kami berkomitmen untuk ikut menjaga ketahanan dan kemandirian pangan," ucapnya.

Respons positif datang dari warga. Salah seorang pembeli, Suryati (41) mengaku senang dengan sistem baru ini karena selain lebih segar, pengalaman memetik langsung memberikan sensasi tersendiri.

"Rasanya seperti jadi petani di kampung. Kangkungnya segar, dan kalau dimasak rasanya jauh lebih enak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

    access_time07-09-2026 remove_red_eye7335 personDessy Suciati
  2. Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

    access_time04-09-2026 remove_red_eye2838 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

    access_time08-09-2026 remove_red_eye2463 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

    access_time06-09-2026 remove_red_eye2127 personNurito
  5. Warga Diimbau Lindungi Saluran Pernapasan dan Mata dari Paparan Abu Vulkanik

    access_time06-09-2026 remove_red_eye1918 personBudhi Firmansyah Surapati