PMI Jaktim Bantu Penyintas Genangan Luapan Kali Ciliwung
Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur menyalurkan bantuan sebanyak 2.600 paket roti dan air mineral kepada warga terdampak genangan akibat luapan Kali Ciliwung.
"Sudah berangsur surut"
Kepala Seksi Humas dan Komunikasi PMI Jakarta Timur, Agus Bastian mengatakan, penyaluran bantuan merupakan tindak lanjut atas permohonan dari pihak kelurahan terdampak.
12 Truk Tangki Sedot Genangan di Wilayah KembanganIa merinci, distribusi bantuan meliputi 1.500 roti untuk penyintas genangan Kelurahan Kampung Melayu, 500 roti di Bidara Cina, dan 600 roti di Kelurahan Balekambang.
"Selain roti, kami juga membantu kebutuhan air mineral para penyintas genangan," ujarnya, Selasa (5/5).
Sementara itu, Lurah Kampung Melayu, Badrudin menjelaskan, kondisi genangan terus menunjukkan penurunan dibandingkan pagi hari.
Pada pukul 13.00 WIB, ketinggian air masih berkisar 25-50 sentimeter di wilayah RT 12/04 serta RT 10, 11, dan 06 RW 05. Adapun di RW 07 dan 08, genangan tersisa sekitar 10-20 sentimeter.
"Jika dibandingkan dengan pukul 04.30, saat itu ketinggian air mencapai sekitar 150 sentimeter. Sekarang sudah berangsur surut," bebernya.
Ia menuturkan, hingga saat ini belum ada warga yang mengungsi. Sebab, warga biasanya mulai mengungsi jika ketinggian air mencapai lebih dari 185 sentimeter.
Menurutnya, pihak kelurahan hanya mengajukan bantuan logistik kepada PMI, sementara permohonan ke Suku Dinas Sosial belum dilakukan karena belum ada pengungsi.
"Jika nanti ada warga yang mengungsi, barulah kami akan mengajukan bantuan ke Sudin Sosial," terangnya.
Badrudin menambahkan, sebanyak 15 petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) dikerahkan untuk penanganan pascagenangan di wilayah RW 07 dan 08.
"Untuk pembersihan di RW 04 dan 05 belum dapat dilakukan karena masih ada genangan," tandasnya.