Pengumpulan ZIS Jakpus Capai Rp 19,06 Miliar
Hingga pekan kedua Mei ini, pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Pemkot Jakarta Pusat baru mencapai Rp 19,06 miliar atau sekitar 39 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 49 miliar.
Mengajak seluruh jajaran untuk bersama menuntaskan amanah
Sekretaris Kota Jakarta, Denny Ramdany, mengapresiasi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jakpus yang telah menunaikan zakat penghasilan sebesar 2,5 persen melalui Baznas Bazis.
"Saya mengajak seluruh jajaran untuk bersama menuntaskan amanah zakat karena ini bukan sekadar kewajiban, tetapi juga instrumen keadilan sosial," tuturnya, saat memimpin rapat evaluasi pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) Tahun 2026 di Ruang Pola Kantor Wali Kota, Rabu (13/5).
Baznas (Bazis) Jaksel Targetkan Perbaikan 180 Rumah MustahikIa juga meminta pengumpulan ZIS di tingkat kecamatan dan kelurahan perlu terus ditingkatkan terutama dari masyarakat.
Sebab, katanya, pengumpulan ZIS dari masyarakat n menjadi penyokong utama berjalannya program santunan dan pemberdayaan.
"Saya mendorong kecamatan dan kelurahan di Jakarta Pusat yang belum menyelesaikan setoran Map Gerakan Amal Ramadhan agar segera menuntaskan," pintanya.
Ia menjelaskan, Baznas Bazis Jakarta Pusat telah menyalurkan santunan kepada 1.700 penerima manfaat mulai dari guru ngaji, guru TPA, guru honorer, marbot, hingga dai masing-masing sebesar Rp 1 juta.
"Pemberian santunan merupakan adalah bukti nyata bahwa ZIS benar-benar kembali kepada umat, memberi manfaat, dan menumbuhkan keberkahan," tandasnya.