Tim Penghargaan Kalpataru Kunjungi Kelurahan Kampung Bali
Tim Penghargaan Kalpataru Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) RI, Rabu (20/5), melakukan verifikasi lapangan ke Kelurahan Kampung Bali, Jakarta Pusat, yang masuk nominator peraih Kalpataru 2026 untuk kategori Pengabdi.
Pengelolaan sampah di Kampung Bali melalui budidaya maggot
Tim KLH RI datang untuk melihat langsung upaya penanggulangan lingkungan yang telah dilakukan Lurah Kampung Bali, Musa. Mereka disambut Sekretaris Kota Jakarta Pusat, Denny Ramdany di RPTRA Hati Suci.
Denny mengaku bangga kepada Lurah Kampung Bali, Musa yang ikut serta di ajang bergengsi level nasional.
BBPOM Pastikan Keamanan Pangan Perti Kalpataru DKI Jakarta 2025"Kami mendukung penuh inovasi luar biasa seputar pengelolaan lingkungan yang digagas Lurah Kampung Bali," ujar Denny.
Dalam ajang Kalpataru ini, lanjut Denny, fokus penilaian tertuju pada keberhasilan Musa mengelola lingkungan hidup secara mandiri dan konsisten.
Berawal dari kepeduliannya terhadap masalah penanganan sampah, Musa sukses menginisiasi gerakan pilah pohon, pengelolaan sampah, hingga pengembangan sektor usaha berbasis lingkungan.
Menariknya, aksi nyata yang berdampak besar lahir dari seorang aparatur sipil yang tidak memiliki latar belakang pendidikan lingkungan, melainkan Sarjana Administrasi Publik.
"Artinya, jika kita semua mau peduli terhadap lingkungan, sebenarnya tidak mengenal latar belakang, tidak mengenal jarak, siapa pun bisa," tambahnya.
Ia mengungkapkan, Pemkot Jakarta Pusat berkomitmen untuk menyebarluaskan informasi positif dan inovasi dari Kampung Bali ke kelurahan dan kecamatan lain agar dapat memicu "kecemburuan positif" antarwilayah untuk berlomba melahirkan inovasi baru.
"Melalui momentum ini, kami berharap lahir inovasi baru di Jakarta Pusat yang mampu meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian lingkungan hidup," ungkapnya.
Lurah Kampung Bali, Musa mengaku, secara konsisten melakukan upaya pengelolaan sampah sejak 2014 saat masih bertugas di BPBD DKI Jakarta.
Kebiasaan ini berlanjut hingga dirinya ditunjuk menjabat sebagai Lurah Kampung Bali melalui program pembudidayaan maggot di RW 10
"Semoga upaya pengelolaan sampah di Kampung Bali melalui budidaya maggot, meraih penghargaan Kalpataru Pengabdi Lingkungan," harapnya.