Petugas PPSU Rawa Bunga Jual Kompos Olahan Sampah Organik
Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Rawa Bunga, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur mulai memasarkan kompos hasil pengolahan sampah organik. Produksi kompos dilakukan di lahan kosong di samping Tempat Penampungan Sampah Sementara (TPS) Barkah di RW 04.
"Tahap perdana ini kami memproduksi 60 kantong"
Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kelurahan Rawa Bunga, Randi Apriansyah, mengatakan pembuatan kompos dilakukan oleh 10 personel PPSU yang berkolaborasi dengan warga setempat.
Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos“Mulai hari ini kompos hasil olahan petugas PPSU dan warga mulai kami pasarkan dan ini perdana. Program komposting akan terus kami lakukan ke depannya,” ujar Randi.
Randi menjelaskan, kompos yang diproduksi dikemas dalam ukuran lima kilogram dan 10 kilogram. Produk tersebut dijual dengan harga Rp 10 ribu per kilogram.
"Hasil penjualan nantinya digunakan untuk mendukung operasional kegiatan komposting dan pengelolaan bank sampah," terangnya.
Menurutnya, program ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi volume sampah organik yang dikirim ke TPST Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.
Sementara itu, salah seorang petugas PPSU Kelurahan Rawa Bunga, Maryono, menuturkan, proses pembuatan kompos membutuhkan waktu sekitar tiga minggu.
"Mulai dari daun datang sampai menjadi kompos memerlukan waktu kurang lebih tiga minggu," bebernya.
Ia menuturkan, tahap awal dilakukan dengan mencacah daun kering hingga halus, kemudian diayak dan dijemur. Setelah itu, bahan dimasukkan ke dalam tong dan dicampur cairan EM4 untuk proses fermentasi.
"Pada tahap perdana ini kami memproduksi 60 kantong kemasan lima kilogram dan 10 kilogram. Ke depan tentunya bisa lebih banyak lagi,' tandasnya.