You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260522 WA0058
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sudin KPKP Jaksel Sosialisasi Pemotongan Hewan Kurban

Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Selatan menyosialisasikan tata cara pemotongan hewan kurban yang halal, tayib, dan ramah lingkungan.

"Keamanan dan kesehatan daging kurban"

Kegiatan yang berlangsung secara hybrid ini diikuti 200 peserta dari unsur Dewan Masjid Indonesia (DMI), panitia kurban, masyarakat, serta petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban. 

Dinas KPKP Periksa 41.833 Hewan Kurban di Jakarta

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan, Ridho Sosro mengatakan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan pedoman kepada panitia kurban agar pelaksanaan penyembelihan sesuai dengan syariat Islam dan memenuhi standar kesehatan.

"Sasaran kegiatan ini adalah pihak-pihak yang nantinya terlibat dalam pelaksanaan pemotongan hewan kurban, seperti DMI, panitia kurban, masyarakat, serta petugas pemeriksa kesehatan hewan dan daging kurban," ujarnya, Jumat (22/4).

Ridho menjelaskan, sosialisasi juga bertujuan mengurangi risiko penyebaran penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat menular dari hewan ke manusia. 

"Kegiatan ini menjadi langkah antisipatif terhadap sejumlah penyakit hewan yang tengah marak, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan antraks," terangnya.

Menurutnya, para narasumber memberikan materi terkait tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, penerapan higiene dalam pemotongan hewan kurban, hingga pengelolaan pemotongan yang ramah lingkungan.

Dalam kegiatan tersebut, Suku Dinas KPKP Jakarta Selatan juga menyerahkan bantuan kepada panitia kurban berupa 50 pisau dan 50 paket terpal.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban melalui upaya mewujudkan keamanan dan kesehatan daging kurban," terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Mukhlisin menegaskan komitmen untuk memastikan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban memenuhi persyaratan teknis guna menjamin kualitas daging kurban yang sesuai dengan kriteria aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Ia menuturkan, salah satu upaya yang dilakukan ialah melalui pelatihan dan sosialisasi kepada panitia kurban dan DMI terkait tata cara pemotongan hewan kurban yang halal, tayib, dan ramah lingkungan.

Ia mengingatkan agar lokasi pemotongan hewan kurban memenuhi persyaratan teknis dan memperhatikan aspek lingkungan. Hal itu sejalan dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber.

"Melalui sosialisasi ini, diharapkan panitia kurban memahami tata cara penyembelihan yang halal serta pengolahan daging kurban agar daging yang diterima mustahik tetap sehat, berkualitas, tayib, dan tidak menimbulkan banyak sampah dari kemasan yang digunakan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

    access_time16-05-2026 remove_red_eye6288 personTiyo Surya Sakti
  2. Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2762 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Gerakan Pilah Sampah Menuju Jakarta Lebih Bersih, Sehat, dan Asri

    access_time15-05-2026 remove_red_eye2290 personFakhrizal Fakhri
  4. Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1915 personDessy Suciati
  5. Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

    access_time18-05-2026 remove_red_eye1792 personNurito