Pasukan Biru Rampungkan Pemeliharaan Tanggul di Dua Pulau
Pasukan Biru Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Kepulauan Seribu berhasil menyelesaikan pekerjaan pemeliharaan tanggul di Pulau Pramuka dan Pulau Karya, Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
"Ancaman abrasi dan gelombang laut"
Kepala Seksi Pantai Sudin SDA Kepulauan Seribu, Wahyu Maulana mengatakan, pemeliharaan dilakukan di dua lokasi, yakni Jalan Lingkar Luar sisi barat Pulau Pramuka dan sisi timur Pantai Cikaya, Pulau Karya.
Pasukan Biru Bangun Tanggul Pengaman Pantai di Pulau TidungPemeliharaan dilakukan dengan cara memplester kembali dinding dan lantai tanggul yang mulai rusak atau retak menggunakan campuran semen dan pasir.
"Upaya ini dilakukan untuk menjaga fungsi infrastruktur pesisir sekaligus memperkuat perlindungan pulau dari ancaman abrasi dan gelombang laut," ujarnya, Senin (8/6).
Wahyu menjelaskan, setelah proses perbaikan selesai, petugas melanjutkan pekerjaan dengan pengecatan ulang tanggul sepanjang masing-masing 30 meter.
"Pengecatan dilakukan agar kondisi tanggul terlihat lebih rapi, bersih, dan nyaman dipandang," terangnya.
Menurutnya, pemeliharaan tanggul yang melibatkan tujuh personel Pasukan Biru tersebut telah dimulai sejak 4 Juni 2026 dan saat ini seluruh pekerjaan telah selesai dilaksanakan.
"Pemeliharaan infrastruktur pantai merupakan kegiatan rutin yang kami lakukan. Selain tanggul, Pasukan Biru juga secara berkala melakukan perawatan saluran air hingga pembersihan bak kontrol di lingkungan permukiman warga," ungkapnya.
Ia berharap, perawatan rutin yang dilakukan dapat menjaga kondisi infrastruktur pesisir tetap kokoh dan berfungsi optimal dalam melindungi wilayah Kepulauan Seribu dari dampak abrasi maupun terjangan gelombang laut.
Sementara itu, Ketua RW 05, Kelurahan Pulau Panggang, Sairan mengapresiasi respons cepat dan kerja keras Pasukan Biru dalam menyelesaikan pemeliharaan tanggul tersebut.
Ia menuturkan, keberadaan tanggul yang terawat dengan baik sangat penting untuk menunjang keamanan dan kenyamanan warga maupun wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu.
Sairan menginginkan, kegiatan pemeliharaan infrastruktur pesisir dapat terus dilakukan secara rutin agar kondisi tanggul tetap terjaga dan mampu memberikan perlindungan maksimal.
"Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum sudah diperbaiki agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama," tandasnya.