You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260610 WA0097
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Anggota Organisasi Kepemudaan di Jakbar Ikut Dialog Seni dan Budaya

Sebanyak 80 peserta perwakilan dari 10 LSM, ormas dan organisasi kepemudaan di Jakarta Barat, Rabu (10/6), mengikuti dialog kebangsaan bertajuk membangun semangat cinta seni dan budaya.

Menumbuhkan perilaku dan budi pekerti masyarakat

Kegiatan yang diadakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Barat ini, menghadirkan narasumber dari Ditjen Polpum Kemendagri, Arul Kusumawijaya, yang menyampaikan materi “Merajut Nasionalisme melalui Seni dan budaya”. 

Kemudian, Akademisi, Usmar Ismail yang memberikan materi berjudul “Seni dan Budaya sebagai Perekat Identitas Bangsa”.

Bakesbangpol Ajak Warga Jaga Kondusifitas Wilayah

Menurut Kepala Suku Badan Kesbangpol Jakarta Barat Tumpal Hasiholan , dialog ini bertujuan memberikan pemahaman pentingnya memiliki rasa cinta terhadap seni dan budaya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara dalam kebhinekaan. 

"Kegiatan ini diharapkannya bisa menumbuhkan perilaku dan budi pekerti masyarakat tentang semangat keberagaman seni dan budaya dalam kerangka persatuan dan kesatuan bangsa," ucap Tumpal.

Ditambahkan Tumpal, kegiatan dialog ini juga bisa menjadi media komunikasi dan evaluasi dalam rangka membangun sikap dan perilaku masyarakat untuk menumbuhkembangkan seni dan budaya yang beretika. 

"Semoga hasilnya dapat memberi kontribusi positif bagi pembangunan. Khususnya di Jakarta Barat,” tambahnya.

Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Barat, Firmanudin Ibrahim yang membacakan sambutan Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah, menyampaikan bahwa kegiatan akan memperkuat jalinan komunikasi dan silaturrahmi antara ormas dan unsur dengan Pemerintah Kota Jakarta Barat.

Ditegaskannya, seni dan budaya merupakan salah satu instrumen untuk mengharmonisasikan seluruh sendi-sendi kehidupan dalam bermasyarakat. Harmonisasi terbangun ini diharapkannya mampu menjaga akselerasi dan orientasi pembangunan menuju kehidupan masyarakat yang lebih baik.

"Capaian dari pembangunan dan pemberdayaan semacam itu dapat berimplikasi terhadap proses pembentukan good governance dan masyarakat yang lebih demokratis,” tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2836 personAnita Karyati
  2. Warga Kelurahan Pulau Panggang Diajak Gencarkan Pilah Sampah

    access_time20-10-2026 remove_red_eye1645 personAnita Karyati
  3. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1595 personNurito
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1570 personDessy Suciati
  5. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1558 personBudhi Firmansyah Surapati