You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
3.846 HPR di Jakbar Telah Divaksinasi Rabies
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

3.846 HPR di Jakbar Telah Divaksinasi Rabies

Sejak Januari hingga pekan kedua Juni 2026, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat telah memvaksin 3.846 hewan penukar rabies (HPR) milik warga di delapan kecamatan.

Vaksinasi dilaksanakan dengan sistem jemput bola ke lingkungan warga

Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Barat, Betty Rohmawati mengatakan, vaksinasi berbagai HPR seperti kucing, anjing, kera dan musang yang dilakukan jajarannya merupakan upaya menjaga Jakarta agar tetap bebas dari kasus rabies.

"Kegiatan vaksinasi dilaksanakan dengan sistem jemput bola ke lingkungan warga," katanya, Jumat (12/6).

Sudin KPKP Jakut Sudah Vaksinasi 2.516 HPR

Selama periode Januari hingga pekan kedua Juni ini, beber Betty, vaksinasi dilakukan terhadap 3.196 ekor kucing, 610 anjing, 27 kera dan 13 musang.

"Hingga saat ini sudah sekitar 41,35 persen dari target vaksinasi rabies 2026 sebanyak 9.300 HPR," ungkapnya

Selain vaksinasi, lanjut Betty, pihaknya juga menjalankan program sterilisasi kucing jantan untuk mengendalikan populasi. Ditargetkan, 2.200 kucing jantan akan disterilisasi selama tahun ini.

"Sampai pertengahan Juni ini sudah 400 ekor kucing jantan disterilisasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12843 personDessy Suciati
  2. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1499 personFakhrizal Fakhri
  3. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1487 personAnita Karyati
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1442 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1123 personBudhi Firmansyah Surapati