You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Sosialisasi Edukasi Bencana SD Strada Pasar Minggu tiyo
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Sosialisasi Edukasi Bencana Dilakukan di SD Strada Pasar Minggu

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wilayah Jakarta Selatan menggelar sosialisasi edukasi dan simulasi kebencanaan di SD Strada Wiyatasana Jakarta, Jalan Pejaten Barat, Kelurahan Jati Padang, Kecamatan Pasar Minggu.

"Memahami teknik perlindungan diri"

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan peserta didik maupun tenaga pendidik dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Pelajar di Jaksel Ikuti Festival Pendidikan Kesiapsiagaan Bencana

Kepala Satuan Tugas BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Sukendar mengatakan, pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri sangat penting diberikan sejak dini agar para peserta didik mampu merespons situasi darurat dengan tepat.

"Kami ingin para murid dan tenaga pendidik memahami teknik perlindungan diri serta langkah yang harus dilakukan saat menghadapi bencana, di mana pun mereka berada," ujarnya, Jumat (12/6).

Sukendar menjelaskan, berbagai materi yang diberikan antara lain teknik berlindung saat terjadi gempa bumi, pengenalan peralatan kebencanaan, serta simulasi evakuasi bencana gempa bumi. 

"Peserta juga mendapat pengalaman langsung melalui mobil simulator bencana milik BPBD," terangnya.

Ia berharap, pengetahuan yang diperoleh peserta tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan sekolah, tetapi juga dapat disebarluaskan kepada keluarga dan masyarakat di sekitar tempat tinggal mereka.

"Kami berharap ilmu yang telah diberikan dapat diterapkan dan dibagikan kembali kepada keluarga maupun lingkungan sekitar," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala SD Strada Wiyatasana, Antonius J. Setiawan menjelaskan, kegiatan edukasi kebencanaan tersebut diikuti oleh 726 murid SD, 120 peserta didik TK, dan 430 pelajar SMP.

Menurutnya, pemahaman mengenai mitigasi bencana sangat penting mengingat bencana alam dapat terjadi kapan saja dan di mana saja tanpa dapat diprediksi.

"Kami memiliki gedung empat lantai dengan dua akses tangga. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan memahami posisi yang aman serta prosedur evakuasi yang benar apabila terjadi bencana," imbuhnya.

Ia menyampaikan apresiasi kepada BPBD Wilayah Jakarta Selatan yang sudah memberikan edukasi dan berbagi pengalaman mengenai penanggulangan bencana kepada para siswa dan tenaga pendidik.

Antonius menginginkan, kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin karena dinilai sangat bermanfaat dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah.

"Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala karena sangat penting bagi peserta didik maupun para guru," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Parkir Liar di Jaktim Ditindak

    access_time08-06-2026 remove_red_eye2677 personNurito
  2. Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

    access_time07-06-2026 remove_red_eye1761 personDessy Suciati
  3. Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1354 personFakhrizal Fakhri
  4. Syafrin Minta ASN Pemkot Jaksel Terapkan Budaya Kerja 3K

    access_time08-06-2026 remove_red_eye1232 personTiyo Surya Sakti
  5. 20 Motor Dikenakan Sanksi Cabut Pentil di Menteng

    access_time10-06-2026 remove_red_eye1030 personFolmer