You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Proyek pekerjaan padatkarya jati
photo Nugroho Sejati - Beritajakarta.id

Program Padat Karya Bisa Jadi Bantalan Ekonomi Warga

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike mengapresiasi rencana Pemprov DKI menghadirkan program padat karya sebagai salah satu bentuk jaring pengaman ekonomi bagi masyarakat.

"Membuka lapangan pekerjaan,"

Menurut Yuke, program yang akan melibatkan sekira 2.800 tenaga kerja tersebut merupakan langkah positif di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Program Padat Karya Perluas Kesempatan Kerja Warga Jakarta

Selain membuka lapangan pekerjaan, program ini juga dinilai dapat membantu penyelesaian sejumlah pekerjaan berbasis proyek yang dilakukan oleh dinas terkait.

"Program padat karya ini cukup baik untuk membantu tenaga kerja dan membuka lapangan pekerjaan. Apalagi jika melibatkan warga sekitar yang memang membutuhkan pekerjaan," ujar Yuke, Jumat (19/8).

Meski demikian, Yuke meminta, Pemprov DKI menyosialisasikan program secara jelas dan menyeluruh kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait mekanisme, persyaratan, maupun status tenaga kerja yang terlibat.

"Jangan sampai informasinya diterima berbeda, lalu masyarakat mengira program ini sama dengan PJLP atau tenaga kerja lainnya. Syarat dan proses seleksinya harus benar-benar jelas," katanya.

Yuke menegaskan, proses seleksi peserta harus dilakukan secara terbuka dan sesuai kriteria yang telah ditetapkan dengan memprioritaskan warga yang benar-benar membutuhkan pekerjaan.

Dikatakan Yuke, transparansi menjadi kunci agar program padat karya berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi warga.

"Jangan sampai niat baik pemerintah justru menimbulkan masalah karena penyampaian informasi atau proses seleksi yang kurang tepat," ujarnya.

Yuke berharap, program padat karya dapat menjadi salah satu upaya berkelanjutan dalam membantu masyarakat memperoleh penghasilan. Pogram padat karya, kata Yuke, bisa menjadi bantalan ekonomi warga meskipun hanya bersifat sementara.

Ia menilai, di tengah keterbatasan anggaran, program yang mampu melibatkan masyarakat secara langsung tetap perlu didorong karena manfaatnya dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan kesempatan kerja.

"Kita berharap masih ada program atau kegiatan serupa yang bisa melibatkan masyarakat yang memang sangat membutuhkan lapangan pekerjaan. Walaupun hanya setahun, harian, bulanan, atau bentuk lainnya, itu sudah sangat membantu," pungkasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye7982 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6795 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1778 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1546 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1464 personFakhrizal Fakhri