You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Peluncuran Jakarta Film Commission 3 bilal
photo Bilal Nugraha Ginanjar - Beritajakarta.id

Luncurkan Film Comision, Rano Tegaskan Jakarta Jadi Studio Besar

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno meluncurkan Jakarta Film Comision di Jakarta Theater Jalan MH Thamrin, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat.

"Jakarta adalah studio besar,"

Peresmian ini sekaligus menjadi momentum Rano menegaskan Jakarta sebagai studio besar untuk produksi syuting film.

"Dalam Jakarta Film Commission itu adalah penciptaan ekosistem untuk one stop service dalam bidang film. Tapi sekarang memang kita baru fokus kepada filming in Jakarta," ujar Rano, Jumat (26/6).

Rano Dorong Berita Jakarta Kembangkan Layanan OTT

Dikatakan Rano, secara bertahap nantinya pembentukan ekosistem juga akan meliputi berbagai aspek dalam industri film. Karena itu, Rano menegaskan pentingnya penyebaran informasi kepada masyarakat bahwa Jakarta Film Commission sudah terbentuk.

Agar bisa mendukung tahapan dari program Filming in Jakarta, Rano mengaku telah mengumpulkan seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) mulai OPD teknis hingga kewilayahan, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan itu, Rano menegaskan mereka harus membuka diri dan memperbolehkan bila ada produser yang ingin melakukan proses shooting film di aset dan wilayahnya.

Dicontohkan Rano, ia pernah mendengar rencana proses shooting film yang akan dilakukan di MRT gagal lantaran tarif yang tinggi. Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang.

"Dari mulai wali kota sampai kepala dinas, dari mulai cuma di gang sampai yang ada di gedung tinggi, perintah saya jelas bahwa Jakarta adalah studio besar," katanya.

Tidak sekedar menumbuhkan industri, Rano mengaku program filming in Jakarta akan memperkuat brand dan mendukung visi menuju top kota global dunia. Selain itu, pelajaran dari berbagai kota sinema di belahan dunia lainya, mereka juga berangkat dari penguatan branding kota dan pembangunan ekosistem industri film secara bertahap.

Melalui program filming in Jakarta ini, Rano menegaskan Jakarta Film Comision telah menyiapkan sejumlah skema tarif pemanfaatan aset milik Pemprov DKI Jakarta yang tidak akan memberatkan pelaku industri film. Lalu, mereka juga menawarkan berbagai kemudahan proses perizinan dan dukungan agar proses shooting berjalan lancar hingga akhir.

Meski merupakan lembaga yang ada di bawah unit usaha BUMD Jakarta Experience Board (JXB), Rano memastikan Jakarta Film Comision akan bisa mengakses seluruh proses perizinan yang ada di lingkup Premprov DKI Jakarta untuk mempermudah proses produksi film. Mereka juga bisa menyambungkan komunikasi dengan pihak terkait bila dibutuhkan.

Selain meluncurkan Jakarta Film Comision, Rano juga menjelaskan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung telah menandatangani SK tentang insentif pengembalian pajak tontonan sebesar 50 persen. Sehingga nantinya, dari total besaran pajak tontonan yang akan disetor oleh pengusaha bioskop kepada Pemprov DKI Jakarta, sebagiannya akan dikembalikan pada produser film.

"Ini pernah terjadi dulu pada zaman gubernur sebelumnya tapi sempat terputus karena ada undang-undang yang melarang. Mulai malam ini kita declare kepada produser, tarif pajak tontonan kalian akan kembali kepada kalian 50 persen," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3126 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. MRT Terapkan Tarif Rp1 pada 22, 27, dan 28 Juni 2026

    access_time21-06-2026 remove_red_eye920 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye898 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye857 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye782 personFolmer