Ajang Kreativitas Pemuda Jakarta Selatan Diikuti 240 Peserta
Sebanyak 240 peserta mengikuti Ajang Kreativitas Pemuda Jakarta Selatan Tahun 2026 yang diselenggarakan di Auditorium Gelanggang Remaja Bulungan, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru. Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, kreativitas, dan inovasi sekaligus memperluas jejaring serta kolaborasi positif.
"Menjadi agen perubahan"
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Kota Administrasi Jakarta Selatan, Tomy Fudihartono mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Dispora Luncurkan Ajang Kreativitas Pemuda Jakarta 2026Menurutnya, pemerintah mendukung berbagai program yang mampu mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, inovatif, berdaya saing, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.
"Pemuda merupakan aset pembangunan yang harus terus diberikan ruang untuk tumbuh, berkarya, dan menjadi agen perubahan," ujarnya, Jumat (3/7).
Tomy menjelaskan, ajang tersebut bukan sekadar perlombaan untuk menentukan pemenang, tetapi juga menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan karakter, meningkatkan rasa percaya diri, dan memperluas wawasan.
"Ajang ini juga bertujuan membangun kolaborasi antarpemuda yang memiliki semangat berkarya," terangnya.
Ia berpesan agar seluruh peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, kreativitas, inovasi, disiplin, dan sikap saling menghargai.
Tomy menuturkan, pengalaman mengikuti kompetisi ini diharapkan menjadi bekal untuk terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan Jakarta Selatan.
"Saya berharap dari ajang ini lahir talenta-talenta muda Jakarta Selatan yang mampu berprestasi, tidak hanya di tingkat Provinsi DKI Jakarta, tetapi juga di tingkat nasional, serta menjadi teladan bagi generasi muda di masa mendatang," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kepemudaan Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Selatan, Tomi Ari Sudewo memaparkan, kegiatan yang mengusung slogan "Anak Kompleks yang Bisa Mengaji dan Bisa Pencak" tersebut diikuti pelajar dan mahasiswa.
Terdapat tujuh cabang lomba yang dipertandingkan, yakni solo vokal, monolog, desain grafis, desain busana, grup musik, tari tradisional, dan tari modern.
"Para pemenang nantinya akan mewakili Jakarta Selatan pada ajang serupa di tingkat Provinsi DKI Jakarta. Kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya secara maksimal," tandasnya.